PURUK CAHU – DPRD Kabupaten Murung Raya menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur serta pemenuhan layanan dasar masyarakat sebagai fokus utama dalam perencanaan dan penganggaran daerah.
Anggota DPRD Murung Raya, Akhirudin, menegaskan bahwa pembangunan akan kehilangan makna apabila tidak menyentuh kebutuhan nyata masyarakat yang dihadapi sehari-hari.
Menurutnya, layanan dasar yang harus menjadi perhatian pemerintah meliputi pendidikan yang layak, kesehatan yang terjangkau dan berkualitas, ketersediaan air bersih, pemerataan listrik desa, akses jalan antarwilayah, ketahanan pangan, hingga penciptaan lapangan kerja.
“APBD harus terlebih dahulu menyasar hal-hal yang langsung dirasakan masyarakat. Jalan desa yang mantap, puskesmas yang siap melayani, sekolah yang representatif, serta harga pangan yang stabil merupakan indikator nyata keberhasilan pembangunan,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).
Ia menilai pembangunan infrastruktur seperti jalan penghubung antarwilayah sangat penting untuk membuka akses ekonomi, memperlancar distribusi barang, serta memudahkan masyarakat memperoleh layanan kesehatan dan pendidikan.
Selain itu, Akhirudin meminta seluruh perangkat daerah menyusun program berbasis data riil dari desa dan kelurahan agar kebijakan yang diambil tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Untuk memastikan hal tersebut, DPRD Murung Raya terus memperkuat fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan terhadap pelaksanaan program pembangunan daerah.
Ia juga mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menggunakan indikator kinerja yang terukur, seperti persentase desa berlistrik, cakupan air bersih, penurunan angka stunting, waktu tempuh ke fasilitas kesehatan, serta jumlah rumah tidak layak huni yang berhasil ditangani.
“Setiap rupiah belanja daerah harus memiliki target, output, dan dampak yang jelas bagi masyarakat,” tegasnya. (wan)
Editor: Logman Susilo







































