PURUK CAHU – Ketua DPRD Murung Raya, H Rumiadi, mengapresiasi kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026, mulai dari proses pemberangkatan hingga kepulangan jamaah haji asal Kabupaten Murung Raya ke tanah air.
Apresiasi tersebut disampaikan Rumiadi saat menghadiri penyambutan jamaah haji Murung Raya di halaman Masjid Agung Puruk Cahu, Rabu (10/6/2026). Kegiatan itu turut dihadiri Bupati Murung Raya Heriyus, Penjabat Sekretaris Daerah, Asisten I Setda Murung Raya, kepala perangkat daerah, Kepala Kementerian Agama Murung Raya, Ketua MUI Murung Raya, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta keluarga jamaah.
Rumiadi yang juga menjadi bagian dari rombongan jamaah haji tahun ini mengaku bersyukur seluruh jamaah dapat kembali ke daerah dalam keadaan sehat dan selamat setelah menunaikan rangkaian ibadah di Tanah Suci.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan mendukung rangkaian penyelenggaraan ibadah haji, sehingga berjalan lancar dari pemberangkatan sampai penyambutan kepulangan,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, Kementerian Agama, petugas haji, hingga seluruh unsur yang terlibat dalam pelayanan jamaah.
Selain memberikan apresiasi, politisi senior tersebut juga berharap kualitas pelayanan bagi calon jamaah haji Murung Raya dapat terus ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang. Salah satu hal yang menjadi perhatiannya adalah keberadaan petugas pendamping haji daerah.
“Kepada pemerintah daerah kiranya dapat menyediakan anggaran untuk petugas pendamping haji daerah pada tahun 2027 nantinya,” katanya.
Menurut Rumiadi, keberadaan petugas pendamping haji daerah sangat penting untuk membantu jamaah selama menjalankan ibadah di Arab Saudi, terutama bagi jamaah yang baru pertama kali berangkat ke Tanah Suci.
Ia menjelaskan, sejumlah kendala yang kerap dihadapi jamaah antara lain kesulitan mengenali rute perjalanan, keterbatasan informasi, hingga hambatan komunikasi bahasa selama berada di Arab Saudi.
Karena itu, kehadiran pendamping haji daerah dinilai dapat memberikan bimbingan dan pendampingan yang lebih optimal kepada jamaah, baik saat berada di Madinah, Arafah, Muzdalifah, Mina maupun Makkah.
“Keberadaan pendamping haji daerah akan sangat membantu jamaah dalam menjalankan ibadah dengan lebih lancar, aman, dan nyaman,” tegasnya.
Ia berharap usulan tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah daerah sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi calon jamaah haji asal Murung Raya pada musim haji mendatang. (wan)
Editor: Sari Fatimah








































