PURUK CAHU – Kabar duka menyelimuti jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya. Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Murung Raya sekaligus Ketua DPD PAN Murung Raya, H. Gunawan, meninggal dunia di Rumah Sakit Barabai, Kalimantan Selatan, pada Rabu (15/7/2026).
Ketua DPRD Murung Raya, H. Rumiadi, membenarkan kabar duka tersebut. Ia mengatakan berdasarkan informasi yang diterima dari pihak keluarga, jenazah almarhum akan diberangkatkan ke Puruk Cahu untuk dimakamkan di Desa Mangkahui.
“Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Murung Raya, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya almarhum H. Gunawan. Semoga beliau mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Rumiadi.
Semasa hidupnya, H. Gunawan dikenal sebagai sosok yang aktif memperjuangkan aspirasi masyarakat. Namun dalam beberapa waktu terakhir, kondisi kesehatannya terus menurun akibat penyakit yang dideritanya, di antaranya diabetes dan gangguan ginjal.
Rahmat, salah seorang keponakan almarhum, mengatakan kondisi kesehatan H. Gunawan terus menurun sehingga aktivitasnya sebagai wakil rakyat ikut terganggu.
“Sakit yang dideritanya membuat kesehatannya terus menurun sehingga aktivitas beliau sebagai wakil rakyat juga semakin terbatas,” ungkap Rahmat.
Ungkapan belasungkawa juga disampaikan Anggota DPRD Murung Raya, Olivia Wiswanti. Menurutnya, H. Gunawan merupakan sosok yang ramah, rendah hati, dan mudah menjalin hubungan baik dengan siapa pun.
“Kami sangat mengenal pribadi beliau. Almarhum merupakan salah satu politisi yang dihormati karena sifatnya yang ramah dan baik kepada siapa saja. Tentu kami sangat kehilangan beliau,” tutur Olivia.
Kepergian H. Gunawan menjadi kehilangan besar bagi DPRD Murung Raya, keluarga besar Partai Amanat Nasional, serta masyarakat Murung Raya. Dedikasi dan pengabdiannya sebagai wakil rakyat akan selalu dikenang sebagai bagian dari perjalanan pembangunan daerah.
Selamat jalan, H. Gunawan. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala dosa dan khilafnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin. (wan)
Editor: Sari Fatimah








































