MUARA TEWEH – Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Barito Utara mendapat perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Sebanyak 2.000 paket pangan, 1.000 masker, dan 500 tablet vitamin disalurkan untuk membantu masyarakat yang terdampak.
Bantuan tersebut diterima Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam rangkaian kunjungan kerja Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo di Halaman Kantor Bupati Barito Utara, Senin (21/9/2026).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah Agus Candra mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan Pemprov Kalteng bagi masyarakat yang terdampak karhutla.
“Pada kegiatan hari ini di wilayah Kabupaten Barito Utara, telah didistribusikan bantuan pangan Gubernur sejumlah 2.000 paket, 1.000 buah masker, serta 500 tablet vitamin yang ditujukan khusus bagi masyarakat yang terdampak musibah kebakaran hutan dan lahan. Selain itu, pada kesempatan ini juga diserahkan Kartu Huma Betang Sejahtera yang dialokasikan bagi 7.664 penerima manfaat,” kata Agus.
Selain bantuan karhutla, Pemprov Kalteng juga menyerahkan Kartu Huma Betang Sejahtera kepada 7.664 penerima manfaat di Kabupaten Barito Utara.
Wakil Bupati Barito Utara Felix Soenadi Y. Tingan menyampaikan apresiasi atas bantuan dan perhatian Pemprov Kalteng terhadap masyarakat Barito Utara.
Menurutnya, dukungan dan kerja sama antarpemerintah menjadi bagian penting dalam membantu masyarakat menghadapi dampak karhutla.
“Kami berharap bantuan ini tidak hanya memberikan perlindungan, tetapi juga mampu memberikan rasa aman, meringankan beban masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat. Inilah wujud nyata kepedulian dan kehadiran kita bersama dalam memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan dan dukungan yang layak, terutama bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Felix.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo mengimbau masyarakat tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak karhutla.
Ia meminta masyarakat menggunakan masker ketika kondisi udara kurang baik dan tidak membuka lahan dengan cara membakar.
“Kepada masyarakat, saya minta tetap tenang namun waspada, gunakan masker saat kondisi udara di luar kurang baik, saling peduli, saling jaga, serta tidak boleh membuka lahan dengan cara membakar. Mari kita terus jaga kesehatan diri dan keluarga, serta bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan gotong royong serta berdoa agar daerah kita senantiasa aman dari ancaman karhutla di masa yang akan datang,” tegas Edy.
Bantuan kemudian diserahkan secara simbolis kepada perwakilan masyarakat. Bantuan pangan, masker dan vitamin diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga yang terdampak karhutla sekaligus mendukung upaya perlindungan masyarakat di tengah kondisi udara yang kurang baik. (wan)
Editor: Sari Fatimah









































