PALANGKA RAYA – Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Siti Nafsiah, meminta pemerintah daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota memperkuat koordinasi guna mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang masih dikeluhkan masyarakat, khususnya di wilayah pedalaman.
Menurutnya, kerusakan jalan, kekurangan tenaga pendidik, minimnya tenaga kesehatan, hingga terbatasnya fasilitas pelayanan dasar masih menjadi permasalahan yang banyak disampaikan warga.
“Keluhan terkait jalan rusak, kekurangan guru dan tenaga kesehatan masih sering kami terima dari masyarakat. Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah,” ujarnya, Selasa (2/6/2026).
Siti Nafsiah menilai persoalan tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat dan berdampak terhadap aktivitas sehari-hari warga, terutama di daerah yang masih memiliki keterbatasan akses pembangunan.
Ia mengungkapkan, DPRD Kalimantan Tengah terus menerima laporan dari masyarakat mengenai sulitnya akses transportasi akibat kondisi jalan yang rusak. Selain itu, keterbatasan tenaga pendidik dan layanan kesehatan di sejumlah wilayah juga masih menjadi keluhan utama warga.
Sebab itu, ia mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk lebih aktif berkoordinasi dan menyusun langkah konkret agar pemerataan pembangunan serta pelayanan publik dapat dirasakan hingga ke daerah terpencil.
“Jangan sampai masyarakat di pelosok terus tertinggal dalam mendapatkan pelayanan dasar. Pemerintah harus hadir memberikan solusi nyata terhadap persoalan yang mereka hadapi,” tegasnya.
Siti Nafsiah berharap percepatan pembangunan infrastruktur serta peningkatan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan dapat menjadi prioritas pemerintah daerah.
Menurutnya, upaya tersebut penting untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara merata di seluruh wilayah Kalimantan Tengah. (*)
Editor: Logman Susilo









































