TAMIANG LAYANG – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang terus memperkuat komitmen membangun birokrasi yang bersih dan berintegritas. Komitmen tersebut ditegaskan melalui kegiatan sosialisasi Survei Integritas Pegawai, pengendalian gratifikasi, pencegahan pungutan liar (pungli), serta pengelolaan pengaduan yang dirangkaikan dengan apel pagi, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan dipimpin langsung Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novarianto, dan diikuti seluruh jajaran, mulai dari pejabat struktural, pejabat fungsional, pelaksana, CPNS hingga PPNPN.
Dalam arahannya, Agung menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama bagi setiap aparatur sipil negara, khususnya insan pemasyarakatan, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat secara profesional, transparan, dan akuntabel.
“Integritas merupakan pondasi utama dalam pelaksanaan tugas sebagai insan Pemasyarakatan. Saya mengajak seluruh jajaran Rutan Kelas IIB Tamiang Layang untuk mengisi Survei Integritas dengan jujur dan objektif, menolak segala bentuk gratifikasi maupun pungutan liar, serta memberikan pelayanan yang profesional, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Karutan menyampaikan tiga materi utama, yakni pentingnya partisipasi pegawai dalam Survei Integritas, pengendalian gratifikasi dan pencegahan pungli, serta penguatan sistem pengelolaan pengaduan masyarakat.
Seluruh pegawai diminta mengisi Survei Integritas secara jujur sebagai bentuk evaluasi budaya kerja di lingkungan Rutan. Selain itu, Karutan kembali menegaskan komitmen Zero Gratifikasi dan Zero Pungli, serta mengingatkan seluruh jajaran untuk menolak segala bentuk pemberian yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.
Di sisi lain, pengelolaan pengaduan juga menjadi perhatian. Setiap saran, masukan, maupun laporan dari masyarakat harus ditindaklanjuti secara cepat, transparan, dan akuntabel sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Agung menambahkan, keberhasilan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) tidak hanya diukur dari kelengkapan administrasi, tetapi juga dari konsistensi seluruh pegawai dalam menerapkan nilai-nilai integritas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, saya yakin kita mampu mewujudkan Rutan Tamiang Layang yang bersih, melayani, serta semakin dipercaya oleh masyarakat,” tegasnya.
Rutan Kelas IIB Tamiang Layang berharap seluruh pegawai semakin memperkuat budaya kerja yang bersih, profesional, dan berintegritas sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta pelayanan publik yang prima. (hms)
Editor: Sari Fatimah








































