MUARA TEWEH – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP di Kabupaten Barito Utara mendapat perhatian dari kalangan DPRD setempat. Dewan menekankan pentingnya pelaksanaan ujian yang jujur, objektif, dan benar-benar mencerminkan kemampuan siswa.
Sorotan tersebut disampaikan Anggota DPRD Barito Utara, Naruk Saritani, menyusul langkah Kepala Dinas Pendidikan, Syahmiludin A. Surapat, yang meninjau langsung sejumlah sekolah di Muara Teweh saat pelaksanaan TKA.
Menurut Naruk, kehadiran kepala dinas di lapangan menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan pelaksanaan ujian berjalan tertib, sesuai aturan, serta terbebas dari praktik kecurangan.
“Kami melihat adanya keseriusan dari Dinas Pendidikan. Peninjauan langsung ini memastikan TKA berlangsung tertib, sesuai prosedur, dan yang terpenting transparan,” ujarnya di Muara Teweh, Senin (13/4/2026).
Politisi Fraksi PDI Perjuangan yang juga duduk di Komisi I DPRD Barito Utara itu menilai penerapan sistem pengawasan silang antar sekolah menjadi langkah positif yang patut dipertahankan.
Dengan sistem tersebut, pengawas berasal dari sekolah lain sehingga diyakini mampu meningkatkan netralitas dan objektivitas selama ujian berlangsung.
“Dengan pengawasan silang, setiap sekolah diawasi guru dari sekolah lain. Ini langkah maju yang patut didukung. Hasil TKA nantinya benar-benar menggambarkan kemampuan akademik siswa, bukan karena faktor teknis di lapangan,” jelasnya.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, TKA tahun ini diikuti 1.903 siswa dari 43 sekolah, terdiri dari 38 sekolah negeri dan 5 sekolah swasta. Sekolah yang dikunjungi langsung Kadisdik di antaranya SMPN 1, SMPN 9, SMPN 8, dan SMPN 10 Muara Teweh.
Naruk berharap pelaksanaan TKA ke depan terus dievaluasi dan ditingkatkan agar kualitas pendidikan di Barito Utara semakin maju.
“TKA bukan hanya soal nilai, tetapi kesiapan anak-anak kita untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” tukasnya. (wan)
Editor: Logman Susilo









































