MUARA TEWEH – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Barito Utara, Taufik Nugraha, mengingatkan masyarakat agar tidak mengonsumsi obat secara sembarangan tanpa memahami aturan pakai, dosis, maupun efek samping yang dapat ditimbulkan.
Menurutnya, masih banyak masyarakat yang menggunakan obat tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan atau tanpa membaca petunjuk penggunaan secara benar. Kebiasaan tersebut dinilai berisiko menimbulkan masalah kesehatan apabila dilakukan secara terus-menerus.
“Pemahaman masyarakat tentang penggunaan obat yang aman harus terus ditingkatkan. Jangan sampai obat dikonsumsi secara sembarangan atau melebihi dosis yang dianjurkan karena dapat membahayakan kesehatan,” ujar Taufik Nugraha di Muara Teweh, Kamis (18/6/2026).
Ia menjelaskan bahwa setiap jenis obat memiliki fungsi, kandungan, serta aturan penggunaan yang berbeda. Karena itu, masyarakat diharapkan lebih bijak dalam menggunakan obat dan tidak mudah percaya terhadap informasi pengobatan yang belum jelas kebenarannya.
Menurut Taufik, penggunaan obat yang tidak sesuai anjuran berpotensi menimbulkan berbagai dampak kesehatan, mulai dari berkurangnya efektivitas obat hingga munculnya gangguan pada organ tubuh apabila dikonsumsi dalam jangka panjang.
Untuk itu, ia mendorong pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan, puskesmas, rumah sakit, serta tenaga kefarmasian agar terus memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya penggunaan obat yang rasional dan sesuai petunjuk medis.
Ia menilai sosialisasi dapat dilakukan secara berkelanjutan melalui penyuluhan langsung kepada masyarakat maupun pemanfaatan media informasi yang mudah diakses oleh berbagai kalangan.
“Kami berharap edukasi tentang penggunaan obat yang rasional terus digencarkan sehingga masyarakat semakin memahami pentingnya mengikuti aturan pakai serta menghindari konsumsi obat tanpa pengawasan tenaga medis,” katanya.
Selain itu, Taufik mengingatkan bahwa obat tidak boleh dijadikan solusi utama tanpa mengetahui penyebab penyakit yang sebenarnya. Pemeriksaan kesehatan dan konsultasi dengan tenaga medis tetap menjadi langkah penting sebelum menentukan jenis pengobatan yang tepat.
Menurutnya, penggunaan obat yang tidak sesuai dalam jangka panjang juga dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, termasuk terhadap fungsi hati dan ginjal. Karena itu, masyarakat perlu lebih berhati-hati dan disiplin dalam mengikuti petunjuk penggunaan obat.
Ia berharap kesadaran masyarakat mengenai penggunaan obat yang aman dan tepat terus meningkat sehingga manfaat pengobatan dapat dirasakan secara optimal tanpa menimbulkan risiko kesehatan di kemudian hari.
“Kesadaran masyarakat merupakan kunci. Dengan pemahaman yang baik, penggunaan obat akan lebih tepat, aman, dan manfaatnya benar-benar dirasakan tanpa menimbulkan risiko kesehatan di kemudian hari,” pungkasnya. (wan)
Editor: Sari Fatimah









































