BANJARBARU – Ikatan Mahasiswa Barito Timur (IKMABARTIM) mendorong mahasiswa asal Barito Timur untuk mengambil peran lebih aktif dalam pembangunan daerah. Dorongan tersebut mengemuka dalam diskusi publik yang digelar di Balai Juang Hajjah Titien (Bajuang Hati), Kota Banjarbaru, Minggu (9/8/2026).
Diskusi tersebut menjadi bagian dari kontribusi pemikiran mahasiswa dalam momentum Hari Jadi ke-24 Kabupaten Barito Timur. Puluhan mahasiswa perantauan turut terlibat membahas arah gerak pemuda, kepemimpinan, pendidikan, hingga masa depan pembangunan daerah.
Forum dikemas sebagai ruang bertukar gagasan sekaligus wadah bagi mahasiswa untuk melihat berbagai persoalan Barito Timur dari perspektif generasi muda.
Pemantik diskusi, Lutfi Arif Jailani, menyoroti pentingnya peran pemuda dan mahasiswa dalam pembangunan daerah. Ia mengajak mahasiswa keluar dari zona nyaman, membangun pola pikir kritis, serta berani mengambil peran dalam melahirkan gagasan yang berdampak bagi masyarakat.
“Pemuda adalah tulang punggung pembangunan daerah. Mahasiswa dan pemuda asal Barito Timur tidak boleh sekadar menjadi penonton di tengah perubahan, tetapi harus mengambil peran aktif, melahirkan gagasan inovatif, dan menjadi penggerak perubahan positif bagi daerah,” ujar Lutfi.
Pembahasan kemudian berlanjut pada isu pendidikan yang dipaparkan pemantik Abdul Rasyid. Ia menekankan pentingnya pemerataan akses pendidikan tinggi, peningkatan kualitas fasilitas pendidikan, serta penguatan kompetensi sumber daya manusia (SDM).
Menurut Rasyid, pendidikan menjadi salah satu kunci penting dalam mendorong kemajuan Barito Timur sekaligus membuka kesempatan bagi generasi muda untuk bersaing lebih luas.
“Pendidikan adalah fondasi utama untuk memutus rantai ketimpangan dan membangun kemajuan Barito Timur. Kita perlu mendorong pemerataan fasilitas, keterjangkauan akses pendidikan tinggi, serta peningkatan kompetensi agar mahasiswa asal daerah mampu bersaing secara sehat di tingkat nasional maupun global,” tegasnya.
Diskusi tersebut juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan pandangan dan gagasan mengenai kondisi daerah. Sesi tanya jawab berlangsung interaktif dan dilanjutkan dengan diskusi lepas antarpeserta.
IKMABARTIM berharap forum tersebut tidak berhenti sebagai ruang diskusi, tetapi mampu melahirkan gagasan dan aksi nyata yang dapat dikontribusikan bagi pembangunan Kabupaten Barito Timur. (*)
Editor: Sari Fatimah
Ikuti saluran ayokalteng di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VbC1QZ4KGGGAxXIeWX2n









































