PALANGKA RAYA – Rencana pemerintah pusat menambah anggaran Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp20,5 triliun untuk 490 pemerintah daerah mendapat sambutan positif dari DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng).
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Sudarsono, menilai tambahan anggaran tersebut dapat memberikan ruang fiskal bagi daerah yang tengah menghadapi keterbatasan anggaran, terutama dalam memenuhi kebutuhan pembayaran aparatur.
“Ya, kita syukuri kalau memang pernyataan Pak Menteri langsung ditindaklanjuti untuk membantu daerah-daerah yang sedang kesulitan membiayai gaji aparatur. Kita bersyukur dan berterima kasih,” kata Sudarsono, Senin (12/8/2026).
Menurutnya, tambahan TKD dapat membantu menjaga stabilitas keuangan daerah sekaligus memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan.
Namun, DPRD Kalteng masih menunggu kepastian mengenai mekanisme pembagian tambahan anggaran tersebut. Besaran yang akan diterima masing-masing daerah menjadi salah satu hal yang perlu diperjelas pemerintah pusat.
“Kita masih menunggu berapa besaran yang akan diterima masing-masing daerah, termasuk Pemprov Kalteng dan pemerintah kabupaten maupun kota,” ujarnya.
Sudarsono berharap rencana penambahan TKD tersebut benar-benar direalisasikan dan mampu membantu daerah yang menghadapi tekanan fiskal.
Menurutnya, dukungan anggaran dari pemerintah pusat menjadi penting agar pemerintah daerah tetap memiliki kemampuan menjalankan program prioritas, memenuhi kewajiban kepada aparatur, serta menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia juga berharap kebijakan tersebut dapat memberikan kepastian bagi pemerintah daerah dalam menyusun perencanaan dan penganggaran ke depan. (*)
Editor: Logman Susilo
Ikuti saluran ayokalteng di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VbC1QZ4KGGGAxXIeWX2n







































