PALANGKA RAYA – DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) meminta penyaluran hibah perangkat internet satelit Starlink dilakukan secara tepat sasaran. Bantuan tersebut diharapkan benar-benar menyentuh wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses internet.
Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Maryani Sabran, mengatakan keberadaan perangkat internet satelit harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung layanan pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik.
“Hibah internet satelit Starlink ini harus diberikan kepada daerah yang memang layak dan tepat sasaran. Kita tidak ada masalah dengan teknologinya, tetapi jangan sampai anggarannya tidak tepat sasaran dan kurang berdampak bagi masyarakat,” kata Maryani, Rabu (12/8/2026).
Pemprov Kalteng diketahui menyalurkan 1.273 perangkat Starlink untuk mendukung layanan pendidikan dan kesehatan di sejumlah kabupaten dan kota.
Dari jumlah tersebut, Kabupaten Katingan mendapat alokasi terbanyak sebanyak 287 unit, disusul Kotawaringin Barat sebanyak 176 unit dan Seruyan sebanyak 131 unit.
Maryani menilai, penyaluran perangkat tidak boleh berhenti pada proses distribusi. Pemerintah juga perlu memastikan perangkat benar-benar berfungsi dan dimanfaatkan sesuai tujuan awal program.
“Yang diprioritaskan untuk masyarakat luas, bukan kelompok dan golongan,” tegasnya.
Ia meminta pemerintah melakukan pengawasan serta evaluasi secara berkala setelah perangkat diterima. Evaluasi diperlukan untuk mengetahui tingkat pemanfaatan sekaligus memastikan tidak ada perangkat yang menganggur atau tidak digunakan sebagaimana mestinya.
Menurut Maryani, jika dikelola dengan baik, bantuan tersebut dapat menjadi solusi untuk mempersempit kesenjangan digital di Kalteng, terutama bagi masyarakat yang berada di wilayah terpencil dan sulit terjangkau jaringan internet konvensional.
“Jangan sampai perangkat sudah diberikan, tetapi tidak dimanfaatkan secara maksimal. Harus dipastikan benar-benar aktif dan memberikan manfaat,” ujarnya.
DPRD Kalteng berharap program hibah Starlink mampu memperluas akses informasi sekaligus memperkuat pelayanan pendidikan, kesehatan, dan layanan publik di daerah yang selama ini masih terkendala jaringan internet. (*)
Editor: Logman Susilo
Ikuti saluran ayokalteng di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VbC1QZ4KGGGAxXIeWX2n







































