MUARA TEWEH – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Patih Herman AB, menegaskan bahwa guru merupakan aset strategis dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing di daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul pelaksanaan Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Barito Utara Tahun 2026 yang mengangkat berbagai isu penting terkait dunia pendidikan dan kesejahteraan tenaga pendidik.
Menurut Patih Herman, peran guru tidak hanya sebatas menyampaikan ilmu pengetahuan kepada peserta didik, tetapi juga membentuk karakter, etika, dan mental generasi muda yang akan menjadi penerus pembangunan daerah di masa mendatang.
“Guru memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi yang unggul. Karena itu, keberadaan dan kesejahteraan mereka perlu mendapat perhatian serius dari semua pihak,” ujar Patih Herman, Selasa (9/6/2026).
Ia menilai berbagai aspirasi yang disampaikan PGRI, terutama terkait peningkatan kesejahteraan guru dan tenaga pendidik, merupakan bagian penting dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Barito Utara.
Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan tidak dapat dipisahkan dari kualitas dan kesejahteraan tenaga pendidik. Oleh sebab itu, program-program yang mendukung peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru perlu terus diperjuangkan secara berkelanjutan.
“Ketika guru mendapatkan perhatian yang baik, baik dari sisi kesejahteraan maupun pengembangan kompetensi, maka kualitas pendidikan juga akan semakin meningkat,” katanya.
Politisi tersebut juga mengapresiasi peran PGRI yang selama ini konsisten memperjuangkan kepentingan para guru melalui berbagai forum organisasi. Salah satunya melalui Konkerkab yang menjadi wadah evaluasi program kerja sekaligus penyampaian aspirasi tenaga pendidik.
Ia menegaskan DPRD Barito Utara mendukung berbagai kebijakan yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru sesuai kemampuan keuangan daerah serta ketentuan yang berlaku.
“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah. Karena itu, guru sebagai ujung tombak pendidikan harus mendapat dukungan yang memadai agar dapat menjalankan tugasnya secara optimal,” tegasnya.
Patih Herman berharap sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, PGRI, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat guna mewujudkan pendidikan yang berkualitas serta menghasilkan sumber daya manusia yang mampu bersaing menghadapi tantangan masa depan. (wan)
Editor: Sari Fatimah









































