PALANGKA RAYA – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Tengah, Junaidi, meminta pemerintah daerah bersama Kementerian Pertanian memberikan perhatian serius terhadap pengembangan sektor peternakan di Kalimantan Tengah.
Menurutnya, sektor peternakan di Kalteng memiliki potensi besar dan terus menunjukkan perkembangan positif. Karena itu, diperlukan dukungan kebijakan strategis agar usaha peternakan masyarakat bisa tumbuh lebih optimal.
“Potensi peternakan di Kalimantan Tengah sangat baik dan terus berkembang. Kondisi ini tentu harus mendapat dukungan penuh melalui program-program yang benar-benar menyentuh kebutuhan para peternak,” ujarnya, Selasa (26/5/2026).
Junaidi menyambut baik sejumlah program pemerintah pusat, seperti pembangunan sistem peternakan unggas terintegrasi hingga peningkatan akses Kredit Usaha Pembibitan (KUP). Ia menilai program tersebut dapat menjadi peluang besar untuk memperkuat sektor peternakan di daerah.
Namun demikian, politisi Partai Demokrat itu menilai persoalan permodalan masih menjadi kendala utama yang dihadapi para peternak dalam mengembangkan usaha dan meningkatkan kapasitas produksi.
“Keterbatasan modal masih menjadi hambatan bagi peternak untuk berkembang. Karena itu, kemudahan akses pembiayaan harus menjadi perhatian utama pemerintah,” katanya.
Ia berharap optimalisasi Program KUP serta dukungan pembiayaan yang lebih mudah dapat membantu peternak memperluas usaha, meningkatkan kualitas produksi, hingga memanfaatkan teknologi peternakan yang lebih modern dan efisien.
Menurut Junaidi, jika sektor peternakan mendapat dukungan maksimal, maka dampaknya tidak hanya dirasakan pelaku usaha, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara menyeluruh.
“Peternakan ini sektor produktif yang harus diprioritaskan. Dengan dukungan pemerintah, saya yakin sektor ini bisa menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat di Kalimantan Tengah,” pungkasnya. (*)
Editor: Logman Susilo









































