MUARA TEWEH – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pihak eksekutif di ruang rapat DPRD, Senin (18/5/2026), dalam rangka mengoptimalkan fungsi pengawasan terhadap rencana pembangunan Jembatan Lahei.
Rapat tersebut dipimpin Ketua DPRD Barito Utara, Mery Rukaini didampingi Wakil Ketua II DPRD Barito Utara, Henny Rosgiaty Rusli, serta diikuti sejumlah anggota DPRD lainnya.
Agenda utama RDP difokuskan untuk membahas alternatif lokasi pembangunan Jembatan Lahei yang dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas dan akses masyarakat di wilayah Barito Utara.
Dalam forum tersebut, pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama konsultan memaparkan sejumlah titik alternatif pembangunan jembatan yang nantinya akan menjadi bahan pertimbangan bersama.
Menanggapi paparan tersebut, para anggota DPRD memberikan berbagai masukan agar pembangunan jembatan benar-benar memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Wakil Ketua II DPRD Barito Utara, Henny Rosgiaty Rusli menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Lahei diharapkan dapat diakses oleh masyarakat dari dua kecamatan sekaligus.
“Kita harap nantinya jembatan ini bisa diakses oleh masyarakat dari dua kecamatan, yaitu Kecamatan Lahei dan Lahei Barat,” terang Henny Rosgiaty Rusli.
Melalui rapat tersebut, DPRD Barito Utara berharap proses perencanaan pembangunan Jembatan Lahei dapat dilakukan secara matang sehingga keberadaannya mampu menunjang mobilitas masyarakat serta mendukung percepatan pembangunan daerah. (wan)
Editor: Sari Fatimah







































