MUARA TEWEH – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Ardianto, mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah Benangin, Kecamatan Teweh Timur, agar berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan maupun unggahan di media sosial pascatragedi pembunuhan yang menewaskan lima orang dalam satu keluarga serta menyebabkan satu korban lainnya mengalami luka berat.
Politisi Demokrat ini meminta masyarakat tidak mengeluarkan pernyataan yang berpotensi memicu ketegangan, menimbulkan persepsi keliru, atau memperkeruh situasi di tengah upaya pemulihan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurutnya, kewaspadaan dalam bermedia sosial sangat penting guna mencegah munculnya kesalahpahaman yang dapat mengganggu kondusivitas wilayah, terutama setelah insiden yang menyita perhatian publik tersebut.
Ia juga mengapresiasi aparat keamanan dari kepolisian dan TNI, termasuk jajaran Koramil, yang dinilai terus aktif menjaga stabilitas keamanan di wilayah Benangin dan Barito Utara secara umum.
Selain itu, Ardianto meminta para tokoh masyarakat dan pihak terkait untuk terus melakukan pendekatan persuasif serta memberikan nasihat kepada warga agar tetap menjaga situasi aman dan kondusif.
“Peran semua pihak sangat penting untuk menahan diri dan menjaga suasana tetap sejuk, sehingga tidak berkembang hal-hal yang dapat memicu kegaduhan di tengah masyarakat,” imbuhnya, Jumat (24/4/2026).
Ia juga menekankan agar berbagai persoalan, baik terkait lahan maupun sosial lainnya, dapat diselesaikan melalui jalur koordinasi dengan ketua RT, kepala desa, hingga pemerintah kecamatan, sehingga solusi terbaik dapat dicapai dan konflik serupa tidak terulang.
DPRD berharap masyarakat mengedepankan komunikasi, penyelesaian secara musyawarah, serta mempercayakan penanganan keamanan kepada aparat berwenang demi menjaga ketenteraman daerah. (wan)
Editor: Logman Susilo









































