TAMIANG LAYANG – Polemik pengunduran diri Kepala Desa Harara, Triyono, masih terus bergulir tanpa kejelasan pasti. Hingga saat ini, pemerintah daerah masih melakukan pendalaman terkait surat pengunduran diri yang beredar di tengah masyarakat.
Sebelumnya, dalam pemberitaan Ayokalteng, disebutkan bahwa status jabatan Kepala Desa Harara masih menjadi tanda tanya karena belum adanya jawaban resmi dari Pemerintah Kabupaten Barito Timur.
Kondisi tersebut hingga kini belum banyak berubah. Pemerintah kabupaten melalui Bagian Pemerintahan Setda masih menelaah keabsahan serta proses administrasi dari surat pengunduran diri yang beredar.
Di sisi lain, kendala komunikasi dengan yang bersangkutan juga masih terjadi. Camat Dusun Timur, Nina Marissa, mengungkapkan bahwa upaya menghubungi Triyono belum membuahkan hasil.
“Masih dalam proses. Kami belum bisa berkomunikasi langsung dengan yang bersangkutan,” ujarnya.
Minimnya komunikasi ini menjadi hambatan utama dalam proses klarifikasi dan penanganan persoalan secara menyeluruh. Padahal, komunikasi langsung dinilai penting untuk memastikan kebenaran informasi sekaligus mempercepat proses administrasi.
Pemerintah kecamatan bersama pemerintah kabupaten saat ini terus melakukan koordinasi intensif guna menentukan langkah lanjutan.
Sejumlah pihak menilai, situasi ini perlu segera mendapatkan kepastian agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat, sekaligus menjaga stabilitas pemerintahan desa. (*)
Editor: Logman Susilo






































