MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus mendorong penguatan nilai-nilai keagamaan di kalangan aparatur sipil negara (ASN) melalui kebijakan pelaksanaan salat fardhu berjamaah di lingkungan perkantoran saat jam kerja.
Bupati Barito Utara, Shalahuddin, menegaskan bahwa ibadah harus menjadi bagian dari rutinitas harian ASN, tidak hanya meningkat pada bulan suci Ramadan.
Hal tersebut sebagai upaya menjaga konsistensi spiritual di tengah kesibukan tugas pemerintahan.
“Ibadah jangan hanya semangat saat Ramadan, tetapi harus menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan kerja,” ujarnya, Senin (30/3/2026).
Menurutnya, keseimbangan antara pekerjaan dan kebutuhan spiritual sangat penting dalam membentuk karakter ASN yang berintegritas dan bertanggung jawab.
Ia menjelaskan, kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan sumber daya manusia yang tidak hanya profesional, tetapi juga religius dan berakhlak.
Lebih lanjut, ia menilai pelaksanaan salat berjamaah dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja pegawai. ASN yang memiliki ketenangan batin dinilai akan lebih fokus, disiplin, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Sebab itu, ia mengimbau seluruh ASN untuk menjadikan adzan sebagai pengingat untuk menghentikan aktivitas sejenak dan melaksanakan kewajiban ibadah secara berjamaah di lingkungan kantor.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap dapat menciptakan suasana kerja yang harmonis, produktif, dan bernuansa religius, sehingga berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik secara menyeluruh. (wan)
Editor: Logman Susilo









































