KUALA KURUN – Polres Gunung Mas memastikan informasi viral di media sosial yang menyebut seorang warga menjadi korban pengeroyokan dan digergaji hidup-hidup karena menolak tambang di Kecamatan Manuhing merupakan kabar bohong atau hoaks.
Informasi tersebut pertama kali muncul dari unggahan akun Facebook bernama Nazwa Ahmad pada Kamis (15/5/2026) dengan narasi provokatif berjudul “Sungguh Kejam!!! Ahmad Syamsuri Dikeroyok dan Dihajar 40 Orang, Lalu Tangan Kaki Digergaji Hidup-Hidup Karena Tolak Tambang”.
Menanggapi unggahan yang sempat beredar luas itu, Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo, melalui PS Kasi Humas Polres Gunung Mas, IPDA Abner mengatakan pihaknya segera melakukan klarifikasi dan verifikasi lapangan.
Polres Gunung Mas berkoordinasi dengan Kapolsek Manuhing, Teguh Triyono untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.
“Hasil pengecekan menunjukkan peristiwa tersebut tidak pernah terjadi di wilayah hukum Polsek Manuhing,” kata Abner, Senin (18/5/2026).
Dari hasil penelusuran, polisi menyatakan lokasi yang disebut dalam unggahan tidak ditemukan di wilayah Kecamatan Manuhing. Selain itu, kepolisian juga tidak menerima laporan maupun informasi terkait dugaan tindak kekerasan sebagaimana narasi yang beredar di media sosial.
Pengecekan lebih lanjut turut dilakukan bersama personel Satintelkam dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Gunung Mas.
“Hasil penelusuran tidak ditemukan data terkait nama yang disebut sebagai korban di wilayah Kecamatan Manuhing,” ujarnya.
Tak hanya itu, polisi juga melakukan penelusuran digital terhadap foto dan narasi yang digunakan dalam unggahan tersebut. Hasilnya, informasi dipastikan berasal dari sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Abner mengungkapkan foto yang digunakan dalam unggahan ternyata merupakan foto almarhum Salim Kancil, aktivis lingkungan asal Lumajang, Jawa Timur, yang menjadi korban pembunuhan beberapa tahun lalu.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing informasi di media sosial yang belum jelas kebenarannya. Selalu lakukan penyaringan informasi sebelum membagikannya kembali,” tegasnya.
Ia menambahkan, Polres Gunung Mas berkomitmen menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman serta akan menindak tegas penyebaran berita bohong yang berpotensi menimbulkan keresahan.
Polres Gunung Mas juga memastikan kondisi Kecamatan Manuhing maupun wilayah Kabupaten Gunung Mas secara umum dalam keadaan aman, damai dan kondusif. (*)
Editor: Logman Susilo






































