Tamiang Layang – Koperasi Bartim Sawit Sejahtera (BSS) menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 yang dirangkai dengan pemilihan pengurus dan pengawas periode 2026 – 2031. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Mantawara, Tamiang Layang, Kamis (15/1/2026).
RAT dihadiri oleh Bupati Barito Timur, M. Yamin, yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik, Osa Awatanu, perwakilan Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Barito Timur, jajaran pengurus dan anggota Koperasi BSS, serta manajemen PT Sawit Graha Manunggal (SGM).
Osa Awatanu menyampaikan harapannya agar Koperasi BSS mampu menjalankan roda organisasi secara profesional dan berlandaskan visi serta misi koperasi, yaitu mewujudkan petani plasma yang mandiri dan sejahtera.
“Visi Koperasi BSS ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Barito Timur, yaitu menuju Barito Timur Sejahtera. Kami berharap kemitraan antara koperasi, perusahaan, dan pemerintah daerah dapat terus berjalan secara sinergis,” ujarnya.
Menurut Osa, sinergi yang baik akan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Barito Timur, khususnya para petani plasma kelapa sawit.
Sementara itu, Ketua Koperasi BSS periode sebelumnya, Priadi, yang kini dipercaya sebagai pengawas koperasi, menjelaskan bahwa RAT merupakan agenda tahunan wajib sebagai bentuk pertanggungjawaban pengurus kepada anggota.
Ia menyebutkan bahwa hasil pendapatan koperasi disalurkan langsung ke rekening masing-masing petani plasma. Adapun perhitungan pendapatan per anggota sepenuhnya menjadi kewenangan manajemen plasma.
Priadi juga mengungkapkan adanya penurunan jumlah anggota Koperasi BSS, dari sebelumnya sekitar 1.200 orang menjadi kurang lebih 600 orang. Hal tersebut disebabkan adanya hibah kepemilikan lahan atau kepesertaan kepada keluarga maupun pihak manajemen, sehingga anggota yang menghibahkan kepesertaannya menarik simpanan pokok dan simpanan wajib.
“Siapa pun yang terpilih sebagai ketua nantinya, kami berharap dapat mengayomi seluruh anggota dan membawa Koperasi BSS semakin maju dan transparan,” kata Priadi.
Manajemen PT SGM melalui Public Relations, Rico Tarigan, menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan RAT sebagai bagian dari tata kelola koperasi yang sehat dan akuntabel.
“Kami mengapresiasi pelaksanaan RAT hari ini. Ini merupakan agenda rutin tahunan yang penting untuk evaluasi bersama,” ujarnya.
Rico juga menyebutkan bahwa pendapatan petani plasma pada tahun 2025 menjadi salah satu yang tertinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Hal ini menunjukkan bahwa kerja sama antara manajemen koperasi dan perusahaan berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi petani,” ungkapnya.
Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus berlanjut, terlebih dengan adanya pemilihan pengurus baru yang diikuti oleh 10 calon pengurus.
“Dengan sistem pemilihan yang terbuka dan transparan, kami berharap akan terpilih kepengurusan yang lebih baik dan mampu bersinergi secara optimal dengan perusahaan,” tambahnya.
Rico juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Priadi selaku ketua koperasi sebelumnya atas dedikasi dan kontribusinya dalam mendorong kemajuan Koperasi Bartim Sawit Sejahtera. (man)









































