PALANGKA RAYA – Program Satu Rumah Satu Sarjana mendapat dukungan dari DPRD Kalimantan Tengah sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah. Program ini dinilai dapat melahirkan generasi muda berpendidikan yang mampu membawa perubahan, terutama dalam pengembangan agribisnis dan pertanian modern.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Bambang Irawan, menegaskan bahwa kebutuhan utama Kalimantan Tengah saat ini bukan lagi tenaga kerja kasar, melainkan SDM yang mampu mengoperasikan teknologi pertanian serta memiliki kemampuan manajerial dalam mengelola lahan secara profesional.
“Dengan adanya program Satu Rumah Satu Sarjana bisa menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas SDM di Kalimantan Tengah,” ujarnya, Rabu (11/2/2026).
Menurutnya, program ini tidak hanya membuka peluang pendidikan lebih luas bagi masyarakat, tetapi juga dapat menekan angka pengangguran dan meningkatkan daya saing daerah di tingkat nasional hingga internasional.
Ia menilai keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan agar dapat berjalan secara berkelanjutan dan tepat sasaran.
Lebih jauh, program Satu Rumah Satu Sarjana diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas SDM masyarakat di Kalimantan Tengah secara signifikan. Dengan begitu, sektor agribisnis dan pertanian modern di daerah dapat berkembang lebih maju dan produktif.
Bambang juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung program ini demi masa depan generasi muda Kalimantan Tengah.
“Jika program ini berjalan maksimal, Kalimantan Tengah berpotensi menjadi contoh bagi daerah lain dalam meningkatkan kualitas SDM melalui pendidikan yang inovatif dan efektif,” pungkasnya. (*/ak)
Editor: Logman Susilo









































