PURUK CAHU – Kemampuan berbicara di depan umum dinilai menjadi salah satu bekal penting bagi guru dalam menyampaikan materi sekaligus membangun kepercayaan diri peserta didik.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, saat memberikan pelatihan public speaking bagi pendidik dan pembina kepramukaan di Aula Setda Gedung B, Puruk Cahu, Senin (21/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti perwakilan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka, serta Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) Kabupaten Murung Raya.
Menurut Dina, public speaking bukan hanya berkaitan dengan kemampuan berbicara di atas panggung. Bagi seorang guru dan pembina, kemampuan tersebut menjadi bagian penting dalam menyampaikan pesan secara efektif, membangun kepercayaan diri, sekaligus memberikan inspirasi kepada peserta didik.
”Kemampuan public speaking bukan sekadar teknik berbicara di atas panggung, melainkan instrumen penting bagi seorang guru dan pembina untuk menyampaikan pesan secara efektif, menginspirasi peserta didik, serta membangun kepercayaan diri di lingkungan satuan pendidikan,” kata Dina usai kegiatan.
Dina mengatakan, guru tidak hanya bertugas mentransfer ilmu pengetahuan. Guru juga menjadi komunikator utama, baik di dalam kelas maupun ketika berinteraksi dengan masyarakat.
Sebab itu, kemampuan berkomunikasi yang baik dinilai dapat membantu guru menyampaikan materi pembelajaran dengan lebih mudah dipahami sekaligus mendorong motivasi belajar siswa.
Sebagai pimpinan DPRD Murung Raya, Dina menegaskan komitmennya untuk mendukung berbagai program yang berkaitan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama di bidang pendidikan.
”Saya berharap melalui kegiatan ini ilmu yang didapat semua peserta bisa langsung diimplementasikan oleh para guru di sekolah masing-masing guna menciptakan atmosfer pembelajaran yang lebih dinamis dan menyenangkan,” jelas Dina yang merupakan mantan presenter televisi dan MC tersebut.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelatihan Public Speaking Guru dan Pembina Hebat Memukau 2026, Misran, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk meningkatkan kompetensi komunikasi sekaligus keterampilan mengajar guru.
Menurutnya, kemampuan menyampaikan materi secara efektif, menarik dan inspiratif menjadi salah satu hal yang perlu terus dikembangkan oleh tenaga pendidik.
Pelatihan tersebut dilaksanakan selama dua hari, yakni 21-22 September 2026. Kegiatan didukung anggaran dari organisasi penyelenggara, yakni PGRI, KGBN dan Kwarcab Murung Raya, serta sumber lain yang sah.
”Atas nama panitia, saya sangat apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan yang diikuti oleh sebanyak 102 orang yang berasal guru maupun pembina pramuka ini,” ungkap Misran. (*)
Editor: Sari Fatimah









































