TAMIANG LAYANG – Kabar baik datang bagi sektor kesehatan Kabupaten Barito Timur (Bartim). Pemerintah daerah setempat memperoleh dukungan anggaran sebesar Rp201 miliar dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk pengembangan RSUD Tamiang Layang dan revitalisasi sejumlah puskesmas.
Dukungan tersebut disampaikan dalam audiensi Bupati Barito Timur M. Yamin bersama Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, Ph.D., di Jakarta, Rabu (4/11/2026).
Dari total anggaran tersebut, sebesar Rp157 miliar direncanakan untuk pengembangan sarana dan prasarana serta pengadaan alat kesehatan RSUD Tamiang Layang. Sementara Rp44 miliar lainnya dialokasikan untuk revitalisasi puskesmas di wilayah Barito Timur.
Audiensi tersebut secara khusus membahas penguatan layanan kesehatan rujukan di Barito Timur. Pengembangan RSUD Tamiang Layang sendiri merupakan Program Unggulan Pertama dari 20 Program Unggulan Bupati dan Wakil Bupati Barito Timur.
Bupati M. Yamin mengatakan bahwa pengembangan rumah sakit daerah menjadi salah satu prioritas pemerintahannya. Melalui peningkatan fasilitas dan kapasitas pelayanan, masyarakat diharapkan tidak perlu lagi bergantung pada rumah sakit di luar daerah untuk mendapatkan layanan kesehatan rujukan yang lebih lengkap.
“Pengembangan RSUD Tamiang Layang adalah prioritas utama kami. Kami ingin masyarakat Barito Timur mendapatkan layanan rujukan yang lengkap dan berkualitas di daerahnya sendiri. Ini merupakan wujud kehadiran negara sekaligus komitmen kami kepada masyarakat,” ujar Bupati Yamin.
Dalam audiensi tersebut, Bupati juga memaparkan sejumlah kebutuhan strategis rumah sakit, mulai dari peningkatan kelas dan kapasitas tempat tidur, pemenuhan alat kesehatan berteknologi tinggi, penambahan dokter spesialis, hingga pengembangan gedung layanan unggulan.
Layanan yang menjadi perhatian meliputi jantung, stroke, dan kanker.
Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Barito Timur dalam memperkuat pelayanan kesehatan daerah. Menurutnya, penguatan rumah sakit daerah merupakan bagian penting dari transformasi layanan rujukan nasional.
“Kepemimpinan daerah menjadi kunci dalam penguatan pelayanan kesehatan. Langkah yang dilakukan Bupati Barito Timur sejalan dengan kebijakan nasional untuk mendekatkan layanan rujukan berkualitas kepada masyarakat. Kami siap mendukung pengembangan RSUD Tamiang Layang,” kata Prof. Dante.
Kementerian Kesehatan juga akan mendorong pendampingan teknis melalui Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan. Selain itu, terbuka peluang dukungan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dan program pemenuhan sumber daya manusia kesehatan.
Dalam audiensi tersebut, Prof. Dante menjelaskan bahwa pengembangan RSUD Tamiang Layang diarahkan pada rumah sakit yang saat ini telah beroperasi. Dukungan pendanaan tersebut tidak diperuntukkan bagi pembangunan rumah sakit baru di lokasi berbeda.
Kebijakan ini dimaksudkan untuk menjaga kesinambungan pelayanan sekaligus mendukung pemenuhan aspek perizinan rumah sakit.
Arah dukungan tersebut sejalan dengan Keputusan Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Nomor HK.02.02/D/1587/2026 tentang penetapan rumah sakit milik pemerintah daerah sebagai lokus penerima bantuan pemerintah Tahun Anggaran 2026 untuk pemenuhan sarana, prasarana, dan alat kesehatan dalam rangka pengembangan layanan prioritas.
Sementara itu, untuk memastikan peningkatan pelayanan berjalan optimal, Pemerintah Kabupaten Barito Timur juga berkomitmen menyiapkan dukungan anggaran daerah. Komitmen tersebut mencakup pemenuhan kebutuhan dokter spesialis, fasilitas penunjang, peningkatan insentif dokter spesialis, hingga perluasan lahan rumah sakit.
Bupati M. Yamin menyambut baik hasil audiensi tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kesehatan atas dukungan yang diberikan.
“Alhamdulillah, audiensi kami diterima langsung oleh Bapak Wakil Menteri Kesehatan, Prof. Dante. Hasilnya sangat menggembirakan dan menjadi bukti komitmen bersama untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat Barito Timur,” ujarnya.
Audiensi tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur dr. Jimmi W. S. Hutagalung, MMKes, dan Direktur RSUD Tamiang Layang dr. Vinny Safari, MM.
Dukungan anggaran sebesar Rp201 miliar itu direncanakan mulai disalurkan secara bertahap pada Tahun Anggaran 2027.
Pemkab Barito Timur berharap pengembangan RSUD Tamiang Layang dan revitalisasi puskesmas dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan secara menyeluruh, mulai dari layanan kesehatan dasar hingga rujukan, sehingga masyarakat semakin mudah memperoleh pelayanan medis yang memadai di daerah sendiri. (man)
Editor: Sari Fatimah









































