PALANGKA RAYA – Upaya pencegahan korupsi melalui pelaksanaan Aksi Pencegahan Korupsi Strategis Nasional (STRANAS PK) di Kalimantan Tengah mendapat apresiasi dari DPRD Kalteng. Program yang melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Tengah, Muhammad Ansyari, mengatakan pengawasan dan pencegahan korupsi harus terus diperkuat agar anggaran yang dikelola pemerintah benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat.
Menurutnya, setiap program pembangunan yang dibiayai dari APBD harus dapat dipertanggungjawabkan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Ini sangat perlu juga karena bagaimanapun anggaran yang ada harus digunakan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Ansyari menilai kehadiran KPK dalam agenda koordinasi STRANAS PK bukan hanya sebagai bentuk evaluasi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan dan berintegritas.
Ia menegaskan, pengelolaan anggaran yang baik menjadi salah satu kunci keberhasilan pembangunan. Karena itu, pemerintah daerah perlu terus meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam perencanaan maupun pelaksanaan program.
“Ini bagian dari upaya bagaimana pemerintah daerah bisa lebih transparan, efektif, dan efisien dalam penganggaran,” katanya.
Politisi Partai Gerindra itu juga menyoroti pentingnya sinkronisasi program antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. Menurutnya, keselarasan kebijakan akan membuat pembangunan berjalan lebih terarah dan tepat sasaran.
Dengan adanya koordinasi STRANAS PK, DPRD Kalteng berharap komitmen pencegahan korupsi di seluruh daerah semakin kuat. Langkah tersebut dinilai penting untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih baik sekaligus memastikan setiap anggaran pembangunan benar-benar kembali untuk kesejahteraan masyarakat.
“Pada akhirnya yang ingin kita capai adalah pemerintahan yang bersih dan pembangunan yang hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tandasnya. (*)
Editor: Logman Susilo








































