MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara terus berupaya meningkatkan kualitas layanan air bersih bagi masyarakat. Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menargetkan distribusi air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) terbebas dari persoalan air keruh maupun gangguan pasokan, seiring peningkatan kapasitas produksi menjadi 180 liter per detik.
Komitmen tersebut disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) PDAM Barito Utara di Ruang Rapat A Sekretariat Daerah, Kamis (30/7/2026).
Rapat dihadiri Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y. Tingan, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Muhlis, Direktur PDAM Barito Utara, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta sejumlah tamu undangan.
Dalam arahannya, H Shalahuddin menegaskan pembenahan jaringan distribusi dan infrastruktur yang mengalami kerusakan menjadi prioritas utama sebelum pembangunan sistem baru di wilayah kecamatan.
“Kita tidak perlu langsung membangun baru di sembilan kecamatan. Pembangunan dilakukan secara bertahap. Saat ini yang menjadi prioritas adalah membenahi jaringan dan fasilitas yang rusak terlebih dahulu,” tegasnya.
Selain infrastruktur, Bupati juga meminta PDAM meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan, khususnya di kawasan perkotaan yang selama ini masih menghadapi keluhan terkait air keruh maupun distribusi yang tidak lancar.
“Untuk masyarakat di daerah perkotaan harus benar-benar tuntas. Jangan ada lagi air keruh atau air mati. Alhamdulillah, tiga hari terakhir air PDAM sudah bersih,” ujarnya.
Sebagai upaya memperkuat layanan, Pemkab Barito Utara telah menambah kapasitas produksi air bersih melalui dukungan peralatan baru yang didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Menurut Bupati, tambahan kapasitas sebesar 50 liter per detik membuat produksi air bersih meningkat dari 130 liter per detik menjadi 180 liter per detik.
“Kapasitas produksi sudah kita tambah. Dukungan APBN juga sudah masuk. Ada tambahan 50 liter per detik sehingga total produksi meningkat menjadi 180 liter per detik,” jelasnya.
Tak hanya itu, ia juga menginstruksikan PDAM segera memperluas jaringan distribusi dengan menambah pengadaan pipa agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses air bersih.
“Saya sudah meminta agar jaringan distribusi pipa terus ditambah. Jangan sampai masih ada masyarakat yang belum menikmati layanan air bersih,” katanya.
Bupati Shalahuddin menegaskan evaluasi terhadap kinerja PDAM akan dilakukan secara berkala. Menurutnya, peningkatan pelayanan harus benar-benar dirasakan masyarakat.
“Kalau masih ada air mati atau air keruh, saya akan panggil lagi untuk dievaluasi,” tegasnya.
Ia berharap sinergi antara PDAM, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat terus diperkuat sehingga target menghadirkan layanan air bersih yang berkualitas, merata, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Barito Utara dapat segera terwujud. (wan)
Editor: Logman Susilo








































