TAMIANG LAYANG – Kepulan asap dan kobaran api mengagetkan warga Desa Bambulung, Kecamatan Pematang Karau, Kabupaten Barito Timur, Senin (14/9/2026) sore. Sebuah bangunan Mess Guru SMP Negeri 1 Pematang Karau terbakar sekitar pukul 15.30 WIB.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, bangunan lama yang sebagian besar berbahan kayu itu mengalami kerusakan dan sejumlah barang di dalamnya tidak berhasil diselamatkan.
Kapolres Barito Timur AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas AKP Eko Sutrisno, S.H., M.M., membenarkan kejadian tersebut.
Polisi langsung bergerak setelah menerima informasi kebakaran dengan mendatangi lokasi, mengamankan TKP, memasang garis polisi hingga mengamankan sejumlah barang yang berkaitan dengan kejadian untuk kepentingan penyelidikan.
“Petugas telah melakukan langkah-langkah penanganan awal, mulai dari mendatangi TKP, memasang garis polisi, mengamankan barang bukti, hingga melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan,” jelas AKP Eko Sutrisno.
Kapolsek Pematang Karau IPDA Ricardo H., S.H., menjelaskan kebakaran pertama kali diketahui setelah Kepala SMP Negeri 1 Pematang Karau, Hartono, mendapat informasi dari sepupunya mengenai api yang muncul di bangunan mess guru di samping sekolah.
Saat tiba di lokasi, api sudah membesar dan melalap bagian belakang bangunan, tepatnya area dapur.
Sementara itu, seorang guru bernama Erniyati yang tinggal seorang diri di dalam mess berhasil menyelamatkan diri. Ia keluar setelah mendengar teriakan warga dan melihat api sudah membakar bagian belakang bangunan.
Warga yang berdatangan kemudian berupaya membantu mengeluarkan barang-barang dari dalam mess sekaligus melakukan pemadaman bersama tim gabungan.
Upaya tersebut melibatkan personel Damkar Pematang Karau, Damkar Dusun Tengah, Damkar Samuja Ampah, serta relawan dari Pematang Karau dan Ampah.
Api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan. Satu unit sepeda motor Suzuki Burgman warna biru tua berhasil diselamatkan, sedangkan sebagian besar barang lainnya tidak dapat dievakuasi karena kobaran api sudah membesar dan kondisi bangunan yang merupakan bangunan lama berbahan kayu.
Dari lokasi kejadian, polisi turut mengamankan sejumlah barang, di antaranya logam besi KWH yang hangus terbakar, satu tabung LPG 3 kilogram, satu unit magicom, satu batang pengait kabel listrik dan satu unit mesin pompa air merek Hitachi.
“Untuk sumber maupun penyebab kebakaran sampai saat ini belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan. Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan mengamankan barang bukti yang ditemukan di TKP,” terang IPDA Ricardo.
Akibat kebakaran tersebut, kerugian materiil yang dialami Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur melalui SMP Negeri 1 Pematang Karau diperkirakan mencapai Rp80 juta.
Polsek Pematang Karau masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran. Proses tersebut nantinya dapat dilanjutkan dengan gelar perkara sesuai kebutuhan penanganan kasus.
Kapolsek juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada bangunan yang menggunakan material kayu. Warga diminta segera melapor kepada petugas apabila mengetahui adanya kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. (*)
Editor: Logman Susilo






































