TAMIANG LAYANG – Pemerintah Kabupaten Barito Timur menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 sekaligus Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah di halaman Kantor Bupati Barito Timur, Sabtu (23/5/2026).
Upacara dipimpin Kajari Bartim Rahmad Isnaini selaku inspektur upacara. Kegiatan tersebut diikuti unsur TNI, Polri, aparatur sipil negara (ASN), serta dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat daerah, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.
Dalam amanat Menteri Komunikasi dan Digital yang dibacakannya, Rahmad menekankan pentingnya menjaga semangat Kebangkitan Nasional di tengah tantangan perkembangan dan transformasi digital.
Peringatan Harkitnas tahun 2026 mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” dengan fokus pada perlindungan generasi muda sebagai fondasi masa depan bangsa.
Menurutnya, pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto terus mendorong sejumlah program strategis nasional seperti Makan Bergizi Gratis, pemerataan akses pendidikan melalui Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, layanan Cek Kesehatan Gratis, serta penguatan ekonomi desa melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Selain itu, pemerintah juga memperkuat perlindungan anak di ruang digital melalui Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS). Salah satu kebijakan yang menjadi perhatian ialah pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun guna menciptakan ruang digital yang sehat dan aman.
“Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 menjadi panggilan bagi seluruh elemen masyarakat untuk kembali menyalakan semangat perjuangan dan memperkuat solidaritas sosial demi kemajuan bangsa,” ujar Rahmad.
Pada momentum Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah, Rahmad juga mengajak masyarakat mengenang perjuangan para pendahulu yang telah meletakkan fondasi pembangunan Bumi Tambun Bungai.
Ia menilai perjalanan Kalimantan Tengah selama 69 tahun mencerminkan semangat masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan dan keterbatasan wilayah.
Pemerintah daerah, lanjutnya, terus memperkuat pembangunan melalui kebijakan yang efektif, efisien, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
“Efisiensi bukan berarti mengurangi semangat membangun, melainkan memastikan setiap rupiah uang rakyat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Rahmad saat membacakan sambutan Gubernur Kalimantan Tengah.
Dalam kesempatan itu, generasi muda Kalimantan Tengah juga diajak meningkatkan kompetensi, menguasai teknologi, serta tetap menjaga identitas dan budaya daerah di tengah perkembangan zaman.
Masyarakat turut diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjelang musim kemarau. Selain itu, warga juga didorong memanfaatkan pekarangan rumah untuk mendukung ketahanan pangan keluarga sebagai bagian dari penguatan kemandirian daerah.
Peringatan Harkitnas ke-118 dan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah yang mengusung tema besar “Pesona Wastra Kalimantan Tengah: Menjaga Tradisi, Menguatkan Ekonomi” diharapkan menjadi momentum mempererat persatuan, memperkuat semangat gotong royong, serta meningkatkan komitmen bersama dalam membangun daerah yang maju, mandiri dan berdaya saing. (man)
Editor: Logman Susilo








































