MUARA TEWEH – Seorang Anak Buah Kapal (ABK) dan satu personel kepolisian dilaporkan tenggelam di perairan Sungai Barito, tepatnya di jetty milik PT Multipersada Gatramegah (PT MPG), Sabtu (4/4/2026) malam.
Peristiwa nahas tersebut terjadi saat kedua korban berusaha menyeberang menuju kapal tongkang milik perusahaan dengan menggunakan rakit sederhana. Namun, di tengah perjalanan, rakit yang mereka tumpangi diduga tidak stabil dan akhirnya terbalik.
Akibat kejadian itu, kedua korban langsung terjatuh ke aliran Sungai Barito yang dikenal memiliki arus cukup deras. Kondisi tersebut diduga menyulitkan korban untuk menyelamatkan diri.
Kepala Satuan Polisi Air dan Udara (Kasatpolairud) Polres Barito Utara, AKP Wahidin, dikonfitmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyebutkan bahwa kedua korban kini masih dalam status hilang dan diduga tenggelam.
“Benar kejadiannya Sabtu malam, namun baru dilaporkan pada siang hari. Dua orang yang hilang terdiri dari satu anggota Dit Sabhara Polda Kalteng dan satu orang ABK,” ujar AKP Wahidin, Minggu (5/4/2026).
Setelah menerima laporan, pihak kepolisian langsung bergerak cepat dengan menurunkan personel untuk melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.
“Pencarian sudah dilakukan sejak siang tadi, dari kami menurunkan dua personel dan dibantu tim gabungan lainnya,” jelasnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, proses pencarian melibatkan berbagai unsur, termasuk personel Polairud menggunakan speedboat serta tim dari BPBD Barito Utara yang mengerahkan perahu karet.
Hingga berita ini diturunkan, upaya pencarian terhadap kedua korban masih terus dilakukan. Namun, tim gabungan belum berhasil menemukan korban dan pencarian akan dilanjutkan dengan memperluas area penyisiran di sepanjang aliran Sungai Barito. (wan)
Editor: Logman Susilo







































