TAMIANG LAYANG – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang menindaklanjuti Focus Group Discussion (FGD) terkait transformasi dan reorientasi penyelenggaraan sistem pemasyarakatan berdasarkan UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan UU Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP, Senin (9/2/2026).
Kegiatan yang digelar di ruang kerja Kepala Rutan tersebut diikuti pejabat struktural serta staf subseksi pelayanan tahanan secara virtual.
FGD difokuskan pada pembahasan internal mengenai isu strategis pemasyarakatan, khususnya Program Optimalisasi Tata Kelola Rumah Tahanan Negara. Wilayah Kalimantan Tengah termasuk dalam jajaran pendukung program tersebut, terutama dalam menghadapi perubahan regulasi hukum pidana.
Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novarianto, menegaskan pentingnya langkah konkret dalam menindaklanjuti hasil FGD.
“Transformasi pemasyarakatan harus diwujudkan melalui perencanaan yang terarah, tata kelola yang kuat, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar pelayanan pemasyarakatan semakin profesional dan akuntabel,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, Rutan Tamiang Layang mengidentifikasi sejumlah rencana aksi, di antaranya penyiapan kerangka hukum dan tata kelola, penguatan kelembagaan rutan, serta peningkatan kapasitas petugas pemasyarakatan dan sistem integrasi data tahanan.
Selain itu, penguatan koordinasi dan kerja sama lintas sektor dalam pengawasan serta pelaporan penyelenggaraan rumah tahanan juga menjadi bagian penting dalam rencana aksi yang disusun.
Agung menambahkan kesiapan satuan kerja dalam mengimplementasikan Roadmap Pemasyarakatan 2045, khususnya pada fase penguatan fondasi transformasi yang profesional, modern, dan humanis, menjadi prioritas bersama.
Menurutnya, melalui kegiatan ini diharapkan tersusun masukan komprehensif untuk dikompilasi kepada Panitia Kerja (Panja) DPR RI, sekaligus mempercepat penyesuaian status hukum tahanan, narapidana, dan klien pemasyarakatan seiring berlakunya hukum pidana nasional yang baru. (*)
Editor: Logman Susilo







































