PALANGKA RAYA – Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah melakukan evaluasi penyelenggaraan angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Hasilnya, total pergerakan penumpang tercatat mencapai 150.356 orang.
Data tersebut dihimpun selama periode 18 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026 melalui posko monitoring yang tersebar di berbagai titik transportasi di Kalimantan Tengah.
Moda transportasi udara menjadi yang paling diminati masyarakat dengan jumlah 91.428 penumpang. Pergerakan tertinggi tercatat di Bandara Tjilik Riwut, disusul Bandara Iskandar, Bandara H. Asan, dan Bandara H. Muhammad Sidik.
Sementara itu, angkutan darat mencatat 36.498 penumpang, dengan Terminal W.A Gara sebagai penyumbang terbesar. Untuk angkutan laut, tercatat sebanyak 22.430 penumpang yang didominasi dari Pelabuhan Panglima Utar.
Kepala Dinas Perhubungan Kalteng, Yulindra Dedy, menyampaikan bahwa penyelenggaraan angkutan Nataru secara umum berjalan lancar tanpa kendala berarti.
“Secara umum, penyelenggaraan angkutan Nataru 2025/2026 di Kalimantan Tengah berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali. Data ini menjadi dasar evaluasi dan bahan pertimbangan bagi kami untuk terus memperkuat pengawasan serta meningkatkan pelayanan transportasi agar semakin nyaman dan selamat bagi masyarakat,” ujarnya, Rabu (7/1/2026).
Ia menambahkan, evaluasi ini akan menjadi acuan dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi ke depan, terutama pada periode dengan mobilitas tinggi.
Dishub Kalteng pun berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor serta meningkatkan pengawasan, guna memastikan pelayanan transportasi yang aman, nyaman, dan merata di seluruh wilayah Kalimantan Tengah. (git)
Editor: Logman Susilo









































