Kuala Kapuas – DPRD Kabupaten Kapuas memberikan apresiasi atas keberhasilan peserta MTQ XXXIII dan Pesparani Katolik Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025 yang berhasil meraih prestasi membanggakan. Capaian tersebut dinilai turut memperkuat citra Kabupaten Kapuas di tingkat provinsi.
Wakil Ketua I DPRD Kapuas, Yohanes, menyatakan bahwa prestasi yang diraih para peserta mencerminkan efektivitas pembinaan keagamaan serta pengembangan generasi muda di Kabupaten Kapuas. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi kebanggaan seluruh masyarakat.
“Kami mengapresiasi prestasi yang diraih para peserta MTQ dan Pesparani Katolik Kabupaten Kapuas. Ini adalah hasil kerja keras bersama dan patut dibanggakan,” kata Yohanes saat menyerahkan penghargaan kepada para peserta terbaik daerah, Senin (1/12/2025).
Yohanes menambahkan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran pemerintah daerah, lembaga keagamaan, serta para pelatih dan pendamping yang telah bekerja keras mempersiapkan peserta sebelum mengikuti ajang tingkat provinsi.
Ia menilai, MTQ dan Pesparani bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan iman, pengembangan bakat, serta penguatan persaudaraan dan toleransi antarumat beragama.
“Ajang ini tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga membentuk karakter, memperkuat nilai-nilai keagamaan, dan menumbuhkan semangat kebersamaan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Yohanes menyampaikan terima kasih kepada seluruh pendamping, pelatih, dan pengurus lembaga keagamaan yang telah mendukung proses pembinaan peserta. Ia berharap prestasi yang diraih dapat menjadi motivasi bagi Kabupaten Kapuas untuk terus meningkatkan capaian di tingkat provinsi, bahkan nasional.
Selain itu, ia mengajak generasi muda Kapuas agar lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan dan seni budaya. Menurutnya, pembinaan umat beragama yang berkelanjutan akan melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia.
“Pemerintah daerah bersama DPRD berkomitmen mendukung pembinaan umat beragama demi terwujudnya masyarakat yang rukun dan toleran,” tegasnya. (AK)









































