Kuala Kapuas – Masyarakat Desa Masuparia, Kecamatan Mandau Talawang, Kabupaten Kapuas, masih mengalami kesulitan mengakses ibu kota kecamatan akibat kondisi jalan desa yang rusak parah dan belum memiliki badan jalan yang layak. Kondisi tersebut dinilai menghambat aktivitas warga serta distribusi kebutuhan pokok.
Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kapuas, Berinto, menegaskan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas segera mengambil langkah konkret untuk membangun akses jalan menuju Desa Masuparia agar warga tidak terus terisolasi.
“Dari 214 desa di Kabupaten Kapuas, masih ada satu desa yang terisolir karena akses dari desa menuju ibu kota kecamatan belum memiliki badan jalan, dan itu adalah Desa Masuparia,” ujar Berinto, kemarin.
Menurut Berinto, keterbatasan akses jalan tersebut berdampak besar terhadap berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan. Ia menilai kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama dan memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah.
Berinto menjelaskan, sebagian wilayah Desa Masuparia berada di kawasan hutan lindung, sehingga pembangunan infrastruktur jalan kerap terkendala oleh aturan lingkungan. Meski demikian, ia menegaskan bahwa kendala tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk membiarkan masyarakat terus terisolasi.
“Pemerintah daerah tetap bisa mencari solusi melalui perencanaan yang matang serta pengurusan izin resmi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” tegasnya.
Ia mencontohkan pembangunan Jalan Gubernur Sahbirin Noor di Kalimantan Selatan yang melintasi kawasan hutan lindung, namun tetap dapat direalisasikan dengan mekanisme perizinan yang sesuai. Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi referensi bagi Pemkab Kapuas dalam membangun akses jalan ke Desa Masuparia.
Selain aspek infrastruktur, Berinto menekankan bahwa pembangunan jalan juga berkaitan erat dengan keadilan sosial dan pemerataan pembangunan.
“Pembangunan jalan bukan hanya soal akses, tetapi juga soal keadilan sosial. Pemerintah harus menjamin seluruh warga, tanpa terkecuali, dapat menikmati hasil pembangunan secara merata,” ujarnya.
Untuk itu, Berinto meminta Pemkab Kapuas segera menyusun perencanaan teknis pembangunan jalan Desa Masuparia sekaligus menyiapkan regulasi dan dukungan anggaran yang diperlukan.
“Langkah ini sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memastikan tidak ada lagi desa yang terisolasi di Kabupaten Kapuas,” pungkasnya. (AK)









































