Tamiang Layang – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur, dr. Jimmy W.S Hutagalung, menekankan pentingnya peningkatan mutu dan etika pelayanan oleh tenaga kesehatan (nakes), baik di rumah sakit maupun di puskesmas.
“Peningkatan mutu pelayanan dan sikap saat melayani pasien harus menjadi perhatian utama. Ini berlaku di seluruh Puskesmas dan rumah sakit yang ada di Barito Timur,” ujar dr. Jimmy, kepada awak media belum lama ini.
Ia menambahkan, koordinasi antara Dinas Kesehatan dengan rumah sakit telah berjalan dinamis dan terus ditingkatkan demi tercapainya layanan kesehatan yang maksimal untuk masyarakat.
Menurutnya, untuk memberikan pelayanan terbaik, para tenaga kesehatan perlu mengedepankan sikap profesional serta memastikan ketersediaan tenaga medis, seperti dokter umum maupun dokter spesialis, di setiap fasilitas kesehatan.
“Baik di rumah sakit maupun Puskesmas, pelayanan harus terus ditingkatkan dari pengobatan hingga kelengkapan tenaga medis,” tegasnya.
dr. Jimmy juga mengingatkan bahwa saat ini sistem pendaftaran pasien BPJS telah beralih ke digital menggunakan identifikasi melalui sidik jari. Ia berharap, masyarakat lebih memahami mekanisme ini agar tidak terjadi miskomunikasi antara pasien dan petugas pelayanan.
“Masih banyak masyarakat yang belum tahu soal digitalisasi BPJS, sehingga sering terjadi miskomunikasi. Ke depan, pihak BPJS akan melakukan sosialisasi lebih luas mengenai hak-hak pengguna,” ungkapnya.
dr. Jimmy menambahkan, bahwa Dinas Kesehatan akan terus menindaklanjuti kebutuhan fasilitas di 11 Puskesmas, termasuk pembangunan infrastruktur dan pengadaan ambulans. Ia pun berpesan kepada seluruh tenaga kesehatan agar menjaga komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Saya harap seluruh teman-teman sejawat dan tenaga kesehatan di lapangan dapat terus melayani dengan baik, karena pelayanan kesehatan adalah hak dasar masyarakat yang harus kita jaga bersama,” pungkasnya. (LG/AK)
Baca juga: Kejari dan Dinas Kesehatan Barito Timur Perkuat Sinergi Penanganan Hukum Bidang PTUN









































