PURUK CAHU – Pengurus Cabang Federasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Kabupaten Murung Raya menggelar Kejuaraan Kabupaten (Kejurcab) domino di Cafe Taruna Street Brew, Alun-alun Jorih Jerah Puruk Cahu, Jumat (10/4/2026).
Kejuaraan yang mengusung slogan “Domino Naik Kelas, Memintarkan Indonesia” ini terbuka bagi masyarakat umum Kabupaten Murung Raya dan menjadi ajang penting dalam menjaring bibit atlet domino potensial yang siap bersaing di level lebih tinggi.
Ketua ORADO Murung Raya, Reno menjelaskan, bahwa turnamen kali ini diikuti 12 tim dengan total 24 peserta. Seluruh peserta merupakan pelajar atau warga Murung Raya yang memiliki KTP setempat dan bertanding dalam format tim beranggotakan dua orang.
“Alhamdulillah, ada 12 tim yang mendaftar, total 24 orang. Ini di luar ekspektasi kami, semoga ORADO Murung Raya terus berkembang dan semakin diminati masyarakat,” ujar Reno.
Ia menambahkan, pelaksanaan Kejurkab ini merupakan bagian dari upaya ORADO Murung Raya memenuhi tahapan pembinaan olahraga domino secara berjenjang, mulai tingkat kabupaten hingga nasional. Langkah ini juga menjadi syarat penting agar domino dapat masuk dalam naungan KONI dan dipertandingkan pada ajang resmi seperti Popprov hingga PON.
“Target ORADO adalah agar olahraga domino dapat ikut serta pada Popprov hingga PON. Untuk itu, salah satu syaratnya adalah rutin menggelar kejuaraan di setiap tingkatan minimal dua kali,” tegasnya.
Mewakili Bupati Murung Raya, Kepala Satpol PP dan Damkar Murung Raya, Rudie Roy, yang membuka kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pengcab ORADO Murung Raya dalam menggelar kejuaraan sebagai bagian dari pembinaan atlet daerah.
Menurut Rudie Roy, ajang seperti ini sangat strategis untuk melahirkan atlet-atlet domino potensial sekaligus memperkuat ekosistem olahraga domino di Murung Raya, sehingga daerah ini diharapkan mampu menjadi salah satu lumbung atlet domino unggulan di Kalimantan Tengah.
Kejurcab ini sebagai langkah awal menyiapkan atlet terbaik menuju Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) 2026. (wan)
Editor: Sari Fatimah









































