TAMIANG LAYANG – PT Adaro Indonesia menggelar kegiatan buka puasa bersama insan pers yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Barito Timur sebagai upaya mempererat kemitraan sekaligus memperkuat sinergi komunikasi di daerah.
Kegiatan yang berlangsung di Rumah Makan Wong Solo, Tamiang Layang, Selasa (24/2/2025) itu berlangsung hangat dan penuh keakraban. Momentum Ramadan dimanfaatkan untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka antara perusahaan dan media.
Media Relation Section Head PT Adaro Indonesia, Kadarisman, mengatakan pertemuan informal seperti buka puasa bersama memiliki makna penting dalam menjaga hubungan baik yang telah terjalin selama ini.
“Hal-hal berkumpul seperti ini yang kita rindukan. Mudah-mudahan ke depan ada momen lain untuk berkumpul, tidak hanya pada saat Ramadan,” ujarnya.
Menurutnya, hubungan harmonis antara perusahaan dan insan pers sangat penting dalam mendukung keterbukaan informasi kepada publik.
“Media memiliki peran strategis sebagai jembatan komunikasi antara perusahaan dan masyarakat. Karena itu, diperlukan komunikasi yang baik, transparan, dan berkesinambungan,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa PT Adaro Indonesia berkomitmen untuk terus membangun kemitraan yang profesional dengan media yang ada di Barito Timur.
Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Barito Timur, Agustinus Bole Malo, menyampaikan apresiasi atas inisiatif PT Adaro Indonesia yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Menurutnya, kegiatan buka puasa bersama tidak hanya sekadar agenda seremonial, tetapi juga menjadi ruang dialog positif antara wartawan dan pihak perusahaan.
“Kami berharap dengan adanya buka puasa bersama ini semakin meningkatkan tali silaturahmi antara perusahaan dan kawan-kawan media,” ucapnya.
Agustinus menambahkan, sinergi yang baik antara media dan perusahaan sangat diperlukan untuk menciptakan arus informasi yang sehat, objektif, dan edukatif bagi masyarakat.
“Kami berharap hubungan yang telah terjalin selama ini dapat terus dipelihara dan ditingkatkan melalui berbagai forum komunikasi, baik formal maupun informal,” pungkasnya. (man)
Editor: Logman Susilo





































