TAMIANG LAYANG – Wujud kehadiran polisi yang humanis dan dekat dengan masyarakat kembali ditunjukkan jajaran Polisi Wanita (Polwan) Polres Barito Timur melalui kegiatan Minggu Kasih, Minggu (15/2/2026).
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah Polwan menyambangi jemaat yang sedang melaksanakan ibadah di Gereja Immanuel Haringen, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur.
Kehadiran para Polwan disambut hangat jemaat dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Selain berdialog dengan para orang tua, para Polwan juga berinteraksi dengan anak-anak jemaat sehingga tercipta suasana yang hangat dan penuh keceriaan.
Program Minggu Kasih sendiri merupakan bagian dari upaya Polri dalam mempererat komunikasi dengan masyarakat lintas agama sekaligus membuka ruang dialog terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dalam kesempatan tersebut, Polwan menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas secara persuasif dan mudah dipahami. Jemaat diimbau untuk terus menjaga toleransi antarumat beragama, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan seperti pencurian, penyalahgunaan narkotika, dan kenakalan remaja.
Selain itu, masyarakat juga diajak untuk tidak ragu melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan kepada pihak kepolisian.
Suasana semakin hangat saat Polwan berbaur bersama anak-anak gereja. Dengan pendekatan ramah dan komunikatif, mereka memberikan edukasi sederhana tentang pentingnya disiplin, saling menghormati, serta menjauhi perbuatan melanggar hukum. Kehadiran Polwan tersebut mendapat respons positif dari para orang tua jemaat.
Kapolres Bartim, AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H., menegaskan kegiatan Minggu Kasih merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam membangun kedekatan emosional dengan masyarakat.
“Polri hadir untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang. Melalui kegiatan tersebut, kami ingin mempererat silaturahmi, mendengarkan aspirasi jemaat, sekaligus menyampaikan pesan kamtibmas secara humanis,” ujar Kapolres Eddy.
Ia juga menambahkan bahwa stabilitas kamtibmas merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif.
Kapolres mengharapkan dengan terlaksananya kegiatan tersebut, hubungan harmonis antara kepolisian dan masyarakat semakin erat. Kehadiran Polwan di tengah jemaat menjadi bukti pelayanan Polri yang berorientasi pada kepercayaan publik. (hms)
Editor: Logman Susilo







































