TAMIANG LAYANG – Seorang remaja perempuan bernama Fitri (20), warga Desa Jango, Kecamatan Patangkep Tutui, Kabupaten Barito Timur, dilaporkan hilang sejak dua hari terakhir. Hingga hari ini upaya pencarian terhadap korban masih terus dilakukan oleh aparat kepolisian bersama warga setempat.
Kapolsek Patangkep Tutui, IPDA Bambang Wahyudi, membenarkan adanya laporan orang hilang tersebut. Ia mengatakan, pihak kepolisian langsung bergerak cepat dengan melibatkan berbagai unsur dalam proses pencarian.
“Kami bersama pemerintah desa, BPBD, Bhabinkamtibmas, relawan, serta masyarakat terus melakukan pencarian secara intensif terhadap warga yang dilaporkan hilang,” ujar IPDA Bambang Wahyudi, Jumat (30/1/2026).
Kapolsek juga mengimbau masyarakat untuk turut membantu dengan segera melaporkan apabila memperoleh informasi terkait keberadaan korban.
“Kami mengimbau kepada seluruh warga, apabila mendapatkan informasi atau melihat keberadaan yang bersangkutan, agar segera melaporkannya kepada petugas kepolisian atau aparat desa setempat,” tambahnya.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, lanjut Kapolsek, Fitri diketahui memiliki keterbatasan mental sejak lahir dan sebelumnya pernah beberapa kali meninggalkan rumah.
“Korban diketahui memiliki keterbatasan mental dan pernah beberapa kali meninggalkan rumah. Namun pada kejadian sebelumnya, korban berhasil ditemukan dan diantar kembali oleh warga,” jelasnya.
Sementara itu, salah satu warga Desa Jango, Ukan, menyampaikan bahwa Fitri terakhir kali terlihat pada Rabu (28/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Sejak saat itu, keberadaan korban tidak diketahui.
“Sejak hari pertama dinyatakan hilang, kami bersama warga langsung melakukan pencarian siang dan malam. Kemarin juga dibantu oleh Bhabinkamtibmas, tim BPBD, dan relawan,” ujar Ukan.
Ia menambahkan, pencarian kembali dilanjutkan sejak dini hari ini dengan menyisir sejumlah lokasi yang dicurigai menjadi tempat keberadaan korban.
“Upaya pencarian masih terus berlangsung. Kami berharap korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat,” pungkasnya. (man)
Editor: Sari Fatimah





































