Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Jamilah, menegaskan bahwa pendidikan karakter harus menjadi pilar utama yang berjalan beriringan dengan pendidikan formal. Langkah ini dinilai strategis untuk mencetak generasi muda yang kelak menjadi pemimpin dan pelaku pembangunan daerah yang andal.
Menurut Jamilah, pendidikan karakter bukanlah program pelengkap, melainkan elemen inti yang harus diterapkan secara berkelanjutan dan kontekstual. Tujuannya adalah membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki ketangguhan mental serta akhlak yang baik.
“Diharapkan para siswa yang merupakan generasi muda ini, pada pundaknya nanti akan meneruskan tonggak kepemimpinan dan pembangunan ke depan,” ujar Jamilah, Senin (19/02/2026)
Ia menambahkan, investasi terbesar bagi masa depan daerah dan bangsa terletak pada pembentukan karakter sejak dini, khususnya di bangku sekolah. Fondasi karakter yang kuat akan menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan dunia kerja maupun dinamika sosial dan politik.
“Sehingga mereka ini harus memiliki karakter yang kuat, dan itu perlu dibentuk sejak dini,” pesannya.
Lebih lanjut, Jamilah menekankan bahwa esensi pendidikan merupakan tanggung jawab yang bersifat holistik. Sekolah tidak seharusnya hanya berfokus pada transfer ilmu pengetahuan dan teori formal semata.
“Artinya, tanggung jawab pendidikan tidak hanya memberikan ilmu pengetahuan secara formal, tetapi juga membentuk karakter peserta didik,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap individu memiliki karakter yang berbeda-beda. Oleh karena itu, pendekatan pendidikan karakter harus dilakukan secara fleksibel dan memperhatikan perbedaan potensi serta latar belakang setiap siswa.
“Saya mengharapkan, dalam membentuk karakter siswa, beberapa hal perlu diperhatikan, sebab manusia itu pada hakikatnya memiliki karakter yang berbeda-beda,” jelas Jamilah.
Melalui penekanan tersebut, Jamilah berharap terbangun komitmen bersama antara pemerintah daerah, dinas pendidikan, dan seluruh satuan pendidikan untuk merancang serta mengimplementasikan kurikulum pendidikan karakter yang lebih komprehensif, demi melahirkan sumber daya manusia Barito Utara yang berdaya saing global dan berakhlak mulia. (wan)









































