Tamiang Layang – Pemerintah Kabupaten Barito Timur (Bartim) menggelar Rapat Koordinasi Forkopimda di GPU Mantawara, Tamiang Layang, Kamis (4/12/2025). Agenda ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban wilayah.
Kegiatan dipimpin langsung Bupati Barito Timur M. Yamin dan Wakil Bupati Adi Mula Nakalelu. Hadir pula unsur Forkopimda lainnya, antara lain Dandim 1012/Buntok Letkol Inf Muhammad Edi, Kapolres Barito Timur AKBP Eddy Santoso, Kepala Kejaksaan Negeri Rahmad Isnaini, serta Ketua Pengadilan Negeri Tamiang Layang Muhamad Iqbal.
Rakor juga diikuti para kepala perangkat daerah, camat, kepala desa, tokoh agama, tokoh adat, organisasi masyarakat, mantir dan penghulu adat, serta unsur pemangku kepentingan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati M. Yamin menegaskan pentingnya soliditas Forkopimda sebagai pilar utama dalam memastikan situasi daerah tetap aman, tertib, dan kondusif. Menurutnya, stabilitas merupakan fondasi pembangunan dan menjadi prasyarat utama tercapainya visi pembangunan daerah SEGAH: Sejahtera, Elegan, Gigih, Amanah, Harmonis.
Ia menekankan bahwa sinergi lintas sektor harus semakin responsif terhadap potensi gangguan keamanan seperti konflik sosial, kriminalitas, hingga penyalahgunaan narkoba.
“Dengan kebersamaan dan koordinasi yang baik, setiap potensi kerawanan dapat diantisipasi sejak dini dan ditangani secara cepat serta terukur,” ujarnya.
Rakor turut menghasilkan kesepahaman dalam penguatan deteksi dini, peningkatan kolaborasi aparat keamanan, serta optimalisasi komunikasi antarinstansi dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks.
Sementara itu, Ketua DPRD Barito Timur, Nursulistio, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh unsur Forkopimda atas terselenggaranya rakor ini. Ia menilai kegiatan tersebut menunjukkan tingginya soliditas, kekompakan, dan keseriusan seluruh pihak dalam menjaga ketenteraman di Barito Timur.
Menurutnya, rakor ini menjadi sarana untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, dan konsolidasi lintas sektor. “Kita harus bersama-sama menjaga ketenteraman dan kedamaian. Koordinasi mulai dari tingkat RT/RW, desa, kecamatan hingga kabupaten harus berjalan efektif,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pendekatan yang humanis oleh aparat di lapangan, serta pemberdayaan aparatur desa hingga struktur masyarakat terbawah. Dengan demikian, setiap potensi persoalan dapat ditangani secara cepat dan tepat.
Nursulistio menambahkan bahwa bentuk penguatan Forkopimda tidak hanya terlihat dalam forum administrasi, tetapi juga harus diwujudkan melalui tindakan nyata di lapangan. Ia membuka ruang bagi pemerintah daerah dan aparat untuk langsung menyampaikan berbagai kendala maupun usulan kepada legislatif.
“Wujud nyata kekompakan Forkopimda memberikan pesan kuat bahwa kita solid dalam menjaga daerah. Jika sinergi ini terus terjaga, insyaallah program pembangunan dapat berjalan dengan baik,” tegasnya.
Ia juga berharap kehadiran investor dapat memberikan kontribusi besar dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Barito Timur. (LG/AK)






































