Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, dikenal memiliki potensi wisata alam yang beragam, mulai dari hutan tropis, sungai yang jernih, hingga budaya lokal yang masih terjaga. Salah satu destinasi yang kini mulai menarik perhatian adalah Riam Kendong, sebuah air terjun alami yang berada di Desa Batuah, Kecamatan Raren Batuah. Dengan panorama yang masih alami, Riam Kendong hadir sebagai permata tersembunyi yang siap menjadi destinasi unggulan di masa depan.
Pesona Alami yang Masih Perawan
Riam Kendong menawarkan suasana alam yang masih jarang tersentuh modernisasi. Air terjun dengan ketinggian sekitar 7 meter ini dialiri oleh Sungai Takuam, sebuah aliran sungai yang membelah hutan tropis Barito Timur. Derasnya air yang jatuh menciptakan suara gemuruh yang menenangkan, berpadu dengan kicauan burung serta desiran angin pepohonan.
Bagi para pencinta alam, lokasi ini bukan sekadar tempat wisata biasa, melainkan sebuah pengalaman untuk menyatu dengan alam. Air yang jernih dan segar menjadi daya tarik utama bagi pengunjung yang ingin merasakan sensasi mandi di kolam alami. Selain itu, kondisi sekitar air terjun yang teduh menjadikannya tempat sempurna untuk melepas penat dari rutinitas.
Tak hanya air terjun, di kawasan ini juga terdapat mata air panas alami yang mengandung belerang. Keberadaan sumber air panas ini menambah daya tarik karena diyakini bermanfaat bagi kesehatan, khususnya untuk perawatan kulit. Perpaduan antara air terjun yang menyegarkan dengan sumber air panas yang menenangkan menjadikan Riam Kendong sebagai destinasi unik yang berbeda dengan objek wisata lainnya di Kalimantan Tengah.
Akses Perjalanan Menuju Riam Kendong
Meskipun keindahannya menakjubkan, perjalanan menuju Riam Kendong membutuhkan usaha ekstra. Dari Tamiang Layang, ibu kota Kabupaten Barito Timur, jaraknya sekitar 73 kilometer. Setelah menempuh jalan utama, wisatawan harus melanjutkan perjalanan melalui jalan perusahaan sejauh 7 km.
Namun, tantangan tidak berhenti di situ. Sesampainya di titik akhir jalan kendaraan, pengunjung masih harus berjalan kaki sekitar 1 km untuk benar-benar mencapai lokasi air terjun. Jalur trekking ini justru menambah nuansa petualangan. Namun, di musim penghujan, jalan menuju lokasi bisa licin dan berlumpur sehingga lebih disarankan menggunakan motor trail atau kendaraan berpenggerak empat roda.
Bagi mereka yang gemar bertualang, perjalanan ini menjadi bagian dari pengalaman tak terlupakan. Setiap langkah menuju Riam Kendong terasa sepadan dengan pemandangan indah yang menanti di ujung perjalanan.
Potensi Pengembangan Wisata
Keindahan Riam Kendong tentu tidak luput dari perhatian pemerintah daerah. Melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Barito Timur, pemerintah telah melakukan pemetaan kawasan Riam Kendong untuk dijadikan sebagai destinasi wisata unggulan.
Tidak hanya itu, ada pula rencana kerja sama dengan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah dan pihak swasta guna mendukung pengembangan infrastruktur serta pengelolaan kawasan secara berkelanjutan. Pengembangan ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata sekaligus memberikan kontribusi pada pendapatan asli daerah (PAD).
Bahkan pada tahun 2022, Riam Kendong masuk dalam daftar objek wisata prioritas pemerintah daerah untuk mendukung pemulihan ekonomi masyarakat pascapandemi. Dengan promosi yang tepat serta pengelolaan profesional, Riam Kendong berpotensi dikenal luas tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional dan internasional.
Ekowisata dan Pemberdayaan Masyarakat
Selain kekayaan alamnya, kawasan sekitar Riam Kendong juga memiliki nilai budaya yang tinggi. Masyarakat lokal di Desa Batuah dikenal ramah dan terbuka terhadap wisatawan. Hal ini membuka peluang untuk mengembangkan ekowisata berbasis masyarakat (community-based tourism).
Dengan melibatkan masyarakat sekitar, pengembangan wisata tidak hanya fokus pada keindahan alam, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi warga. Beberapa bentuk pengembangan yang bisa dilakukan antara lain penyediaan homestay, kuliner khas daerah, paket wisata budaya, hingga kerajinan tangan tradisional.
Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan warga, serta menjaga keberlanjutan lingkungan. Riam Kendong pun dapat menjadi model wisata berkelanjutan yang memadukan alam, budaya, dan ekonomi masyarakat.
Tips Berkunjung ke Riam Kendong
Bagi wisatawan yang ingin berkunjung, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan:
• Gunakan kendaraan yang sesuai, seperti motor trail atau mobil 4WD, terutama saat musim hujan.
• Bawa perlengkapan pribadi seperti pakaian ganti, alas kaki nyaman, dan perbekalan.
• Perhatikan kondisi cuaca sebelum berangkat untuk memastikan perjalanan aman.
• Ikuti arahan masyarakat lokal agar perjalanan lebih lancar dan aman.
• Jaga kebersihan dengan membawa kembali sampah dan tidak merusak lingkungan sekitar.
Riam Kendong adalah surga tersembunyi di Barito Timur yang menawarkan pengalaman wisata berbeda. Keindahan air terjun, kesegaran air, panorama hutan tropis, serta keberadaan mata air panas alami menjadikan tempat ini istimewa.
Meski akses menuju lokasi cukup menantang, pesona yang disuguhkan benar-benar sepadan dengan usaha yang dikeluarkan. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan masyarakat sekitar, Riam Kendong memiliki potensi besar untuk menjadi ikon wisata unggulan Kalimantan Tengah.
Bagi para pencinta alam dan petualang, berkunjung ke Riam Kendong bukan hanya sekadar liburan, melainkan sebuah perjalanan untuk menemukan kedamaian, keindahan, dan pengalaman yang akan dikenang seumur hidup. (*)

Sumber : Visit Bartim dan lainnya
Baca juga: Layak Dikunjungi, Wisata Pasuha Pulau Patai Tawarkan Keindahan Alam dan Budaya Berbeda
Baca juga: Waket II DPRD Bartim Dorong Pengembangan Agrowisata Gang Setia di Kelurahan Tamiang Layang









































