Puruk Cahu – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Murung Raya menegaskan komitmennya untuk mengawal program pendidikan non formal agar lebih merata dan berkualitas. Dukungan ini dinilai penting guna menjawab kebutuhan masyarakat yang belum sepenuhnya terjangkau oleh pendidikan formal.
Ketua Komisi I DPRD Mura, Rejikinoor, mengatakan bahwa keberadaan pendidikan non formal telah menjadi jembatan strategis dalam menyiapkan generasi muda dan tenaga kerja terampil di daerah.
“DPRD akan terus memastikan pemerintah daerah memberi ruang besar bagi pendidikan non formal, baik melalui kebijakan, pengawasan maupun penganggaran. Karena pendidikan ini menyentuh langsung masyarakat, terutama yang tidak dapat mengakses sekolah formal,” ujarnya, Rabu (2/7/2025).
Ia menjelaskan, bentuk pendidikan non formal yang berkembang di Murung Raya meliputi kursus keterampilan, pelatihan kerja, pendidikan keaksaraan, hingga program berbasis masyarakat. Seluruhnya, kata dia, berperan nyata dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja.
Lebih lanjut, politisi PPP ini menegaskan pentingnya melibatkan dunia usaha dan organisasi masyarakat dalam pelaksanaan program pendidikan non formal. Menurutnya, sinergi lintas sektor akan memperkuat kualitas pelatihan sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas.
“Harapan kami, ke depan pendidikan non formal tidak lagi dianggap pilihan kedua, melainkan pilar penting pembangunan SDM unggul dan berdaya saing,” pungkasnya. (AK)
Baca juga: Wakil Ketua I DPRD Murung Raya Apresiasi Peran Polri di HUT Bhayangkara ke-79









































