KUALA KAPUAS – Memasuki dunia perkuliahan, mahasiswa baru STIE Kuala Kapuas tidak hanya dibekali pengetahuan akademik. Mereka juga diajak memahami bahaya narkoba dan berkomitmen untuk menjauhi penyalahgunaan narkotika.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kegiatan sosialisasi bahaya narkoba yang digelar Satresnarkoba Polres Kapuas di Aula Kampus STIE Kuala Kapuas, Sabtu (12/9/2026) pagi.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian untuk membentengi mahasiswa baru dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Dalam sosialisasi tersebut, personel Satresnarkoba Polres Kapuas memberikan pemahaman mengenai pengertian narkoba, jenis-jenis narkotika, serta dampak buruk penyalahgunaannya.
Dampaknya tidak hanya mengancam kesehatan. Mahasiswa juga diberikan pemahaman bahwa narkoba dapat mengganggu proses pendidikan, merusak masa depan, hingga membawa konsekuensi hukum bagi mereka yang terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.
Para mahasiswa mengikuti kegiatan dengan tertib dan antusias. Mereka juga diajak berani mengatakan “Tidak pada Narkoba”, menjaga pergaulan serta tidak mudah terpengaruh lingkungan yang dapat menyeret pada penyalahgunaan narkotika.
Tak berhenti pada edukasi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk menunjukkan komitmen bersama tidak menggunakan narkoba. Komitmen ini diharapkan menjadi langkah awal membangun lingkungan kampus yang sehat, aman dan bebas dari narkotika.
Mahasiswa juga diingatkan agar tidak menutup mata jika mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan atau peredaran narkoba. Informasi tersebut diharapkan segera dilaporkan kepada pihak yang berwenang sehingga dapat ditindaklanjuti.
Melalui kegiatan tersebut, Satresnarkoba Polres Kapuas berharap kesadaran mahasiswa mengenai bahaya narkoba semakin kuat. Mahasiswa sebagai generasi penerus diharapkan mampu menjaga diri, memilih pergaulan yang positif dan fokus meraih prestasi.
Kapolres Kapuas AKBP Rina Perwitasari, melalui Kasat Resnarkoba AKP Budi Utomo, menyampaikan bahwa jajarannya terus mendorong langkah pencegahan dengan menyasar lingkungan pendidikan.
“Edukasi sejak dini penting agar mahasiswa memiliki pengetahuan yang cukup untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika,” ungkap AKP Budi Utomo.
Ia mengharapkan komitmen yang dibangun mahasiswa baru STIE Kuala Kapuas tidak sekadar menjadi simbol, tetapi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari selama menempuh pendidikan. (*)
Editor: Logman Susilo







































