PAKU – Respons cepat ditunjukkan Polsek Dusun Tengah setelah menerima laporan masyarakat terkait kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Runggu Raya, Kecamatan Paku, Kabupaten Barito Timur.
Kapolsek Dusun Tengah Iptu Stefanus Rantealo, S.H., M.M. langsung memimpin personel bersama Bhabinkamtibmas, pemerintah desa, Damkar Paku, dan masyarakat untuk mengecek sekaligus memadamkan titik api, Sabtu (22/8/2026).
Penanganan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga sekitar pukul 13.00 WIB di wilayah RT 04 Desa Runggu Raya. Lokasi kebakaran berjarak sekitar 30 kilometer dari Polsek Dusun Tengah dengan waktu tempuh kurang lebih 35 menit melalui jalur darat.
Setibanya di lokasi, tim gabungan mendapati api bermula dari semak belukar dan kemudian menjalar ke dua lahan sawit milik warga, Fernandes dan Semesto.
Sebanyak 8 personel Polri, 4 personel pemerintah desa, sekitar 30 warga, serta 5 personel Damkar Paku dikerahkan untuk melakukan pemadaman.
Untuk mempercepat penanganan, petugas turut mengerahkan 8 unit kendaraan roda dua, 1 unit kendaraan roda empat, dan 10 unit sprayer elektrik.
Kapolsek Dusun Tengah Iptu Stefanus Rantealo mengatakan, kecepatan dalam merespons laporan masyarakat menjadi salah satu kunci untuk mencegah api meluas.
“Begitu menerima laporan adanya kebakaran, kami bersama personel langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan pemadaman. Penanganan dilakukan bersama pemerintah desa dan masyarakat agar api segera dapat dikendalikan,” ujar Stefanus.
Ia menegaskan, sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, Damkar, dan masyarakat sangat diperlukan dalam penanganan Karhutla, terutama ketika titik api ditemukan.
“Kami mengapresiasi masyarakat yang segera memberikan informasi. Kami juga mengajak seluruh warga untuk tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin,” tambahnya.
Berkat kerja sama seluruh unsur di lapangan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.00 WIB. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai kurang lebih 1 hektare.
Polsek Dusun Tengah mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla, terutama di tengah kondisi lahan yang mudah terbakar.
Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sebelum kebakaran meluas. (*)
Editor: Logman Susilo








































