PALANGKA RAYA – Upaya meningkatkan kesejahteraan guru di Kalimantan Tengah mendapat perhatian DPRD Kalteng. Program 1.000 Rumah Guru Berkah yang digagas Pemerintah Provinsi Kalteng didorong agar terus diperluas sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih banyak tenaga pendidik.
Sekretaris Komisi III DPRD Kalteng, Byran Iskandar, menilai program tersebut menjadi langkah positif karena menyentuh salah satu kebutuhan dasar guru, yakni hunian yang layak.
Menurutnya, perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik tidak bisa dipisahkan dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kalteng.
“Program ini sangat baik karena menyentuh kebutuhan dasar guru. Kami berharap jangkauannya terus diperluas agar semakin banyak tenaga pendidik yang bisa mengaksesnya,” ujar Byran, Senin (20/7/2026).
Ia mengatakan, memiliki rumah yang layak dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi guru. Kondisi tersebut diharapkan membuat para pendidik dapat lebih fokus menjalankan tugasnya di sekolah.
Guru, kata dia, memiliki peran penting dalam membentuk kualitas sumber daya manusia. Karena itu, dukungan terhadap kebutuhan dasar mereka dinilai layak menjadi bagian dari perhatian pemerintah.
Program 1.000 Rumah Guru Berkah sendiri merupakan salah satu upaya Pemprov Kalteng membantu tenaga pendidik yang belum memiliki rumah sendiri. Selain memberikan akses terhadap hunian, program tersebut juga menjadi bentuk apresiasi atas pengabdian guru dalam mencerdaskan generasi muda.
Byran berharap pelaksanaan program tidak berhenti pada target awal, tetapi dapat terus dikembangkan sesuai kebutuhan. Semakin luas cakupan program, semakin banyak pula guru yang berkesempatan mendapatkan hunian yang layak.
Sementara itu, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran melalui Kepala Dinas Pendidikan Kalteng Muhammad Reza Prabowo menegaskan, program tersebut tidak sekadar berbicara mengenai bantuan perumahan.
Program 1.000 Rumah Guru Berkah juga menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan tenaga pendidik agar mereka dapat menjalankan tugas secara lebih optimal.
Dengan dukungan terhadap kesejahteraan guru, pemerintah diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan hunian, tetapi juga memperkuat kualitas pendidikan di Kalimantan Tengah. (*)
Editor: Logman Susilo









































