PALANGKA RAYA – Kebutuhan dasar masih menjadi perhatian utama masyarakat Kalimantan Tengah. Hal itu terlihat dari berbagai aspirasi yang disampaikan warga kepada anggota DPRD Kalteng saat melaksanakan reses di daerah pemilihan masing-masing.
Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Junaidi, mengatakan aspirasi yang disampaikan masyarakat masih berkutat pada persoalan pendidikan, kesehatan, infrastruktur hingga penguatan ekonomi.
“Rata-rata kembali kepada kebutuhan dasar masyarakat seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur,” kata Junaidi.
Menurutnya, masyarakat berharap pembangunan tidak hanya diarahkan pada program-program berskala besar. Kebutuhan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan sehari-hari juga dinilai perlu mendapat perhatian serius pemerintah.
Di bidang pendidikan, misalnya, warga berharap akses belajar semakin mudah dan terjangkau. Salah satu aspirasi yang muncul bahkan menyangkut pendidikan gratis, termasuk hingga jenjang perguruan tinggi.
Sementara pada sektor kesehatan, masyarakat menginginkan pelayanan yang dapat dirasakan secara adil dan merata. Warga berharap status kepesertaan jaminan kesehatan tidak menjadi pembeda dalam memperoleh pelayanan.
“Pelayanan kesehatan harus bisa dirasakan masyarakat secara merata,” ujarnya.
Persoalan infrastruktur juga masih menjadi pekerjaan rumah. Junaidi menyebut akses jalan dan konektivitas antarwilayah menjadi salah satu aspirasi yang cukup banyak disampaikan masyarakat, khususnya di Kabupaten Katingan.
Sejumlah akses yang mendapat perhatian antara lain jalur Pekahi-Mandawai serta konektivitas antarkampung dan wilayah Pagatan-Hantipan.
“Jalan dan konektivitas ini penting karena berkaitan langsung dengan aktivitas masyarakat,” katanya.
Menurut Junaidi, pembangunan infrastruktur tidak hanya berkaitan dengan kemudahan mobilitas warga. Kondisi jalan yang baik juga memiliki kaitan erat dengan perputaran ekonomi masyarakat.
Akses yang lancar akan memudahkan distribusi berbagai hasil usaha masyarakat, mulai dari pertanian, perkebunan, peternakan hingga perikanan.
“Kalau jalannya bagus dan konektivitasnya tersambung, aktivitas ekonomi masyarakat juga akan lebih mudah,” pungkasnya. (*)
Editor: Sari Fatimah









































