MUARA TEWEH – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) agar menjadikan disiplin sebagai budaya kerja dalam menjalankan tugas pemerintahan. Menurutnya, kedisiplinan merupakan salah satu faktor penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendukung percepatan pembangunan daerah.
Pesan tersebut disampaikan Bupati saat memimpin apel pagi di lingkungan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Barito Utara, Kamis (2/7/2026).
Apel diikuti Sekretaris Bapperida, para kepala bidang, pejabat fungsional, ASN, hingga tenaga pendukung di lingkungan Bapperida.
Dalam arahannya, Shalahuddin menegaskan disiplin tidak hanya diukur dari ketepatan waktu hadir di kantor atau kepatuhan terhadap jam kerja. Lebih dari itu, disiplin mencerminkan tanggung jawab, integritas, komitmen, serta kesungguhan aparatur dalam menyelesaikan tugas sesuai aturan yang berlaku.
“Disiplin dalam arti luas bukan hanya soal hadir tepat waktu, tetapi bagaimana kita memiliki tanggung jawab, komitmen, dan kesungguhan dalam melaksanakan tugas sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Ia menilai budaya disiplin yang diterapkan secara konsisten akan berdampak pada meningkatnya kinerja aparatur, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.
Karena itu, Bupati mengajak seluruh ASN untuk terus membangun budaya kerja yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada hasil. Setiap aparatur, katanya, memiliki tanggung jawab memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendukung tercapainya target pembangunan daerah.
Menurut Shalahuddin, tata kelola pemerintahan yang baik hanya dapat terwujud apabila seluruh perangkat daerah memiliki komitmen yang sama dalam menjalankan tugas secara efektif, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Ia berharap nilai-nilai kedisiplinan terus menjadi budaya kerja di seluruh organisasi perangkat daerah sehingga pelayanan publik di Kabupaten Barito Utara semakin optimal dan mampu menjawab harapan masyarakat. (wan)
Editor: Sari Fatimah







































