PURUK CAHU – DPRD Kabupaten Murung Raya mendorong pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 berlangsung secara bersih, transparan, dan akuntabel.
Anggota DPRD Murung Raya, Bebie, menegaskan keberhasilan SPMB yang berintegritas bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan sekolah. Peran aktif masyarakat dalam melakukan pengawasan juga dinilai penting untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai aturan.
“Pengawasan itu juga penting demi mewujudkan sistem pendidikan yang lebih baik,” ujar Bebie di Puruk Cahu, Jumat (29/5/2026).
Politisi PDI Perjuangan tersebut mengatakan proses penerimaan murid baru harus terbebas dari berbagai praktik yang dapat mencederai prinsip keadilan, seperti pungutan liar (pungli), gratifikasi, titipan, maupun bentuk intervensi lainnya.
Menurutnya, setiap calon murid harus mendapatkan kesempatan yang sama berdasarkan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.
Bebie juga menilai masyarakat memiliki peran penting dalam mengawal proses SPMB. Apabila ditemukan dugaan pelanggaran, masyarakat diharapkan tidak ragu menyampaikan laporan kepada pihak terkait.
“DPRD berkomitmen mendukung pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 agar dapat terlaksana dengan bersih, transparan, akuntabel, dan bebas dari segala bentuk intervensi,” katanya.
Ia menegaskan tidak boleh ada pihak yang mencoba memanfaatkan proses penerimaan murid baru untuk kepentingan tertentu.
“Saya secara pribadi sangat menolak segala bentuk praktik pungutan liar, gratifikasi, titipan maupun intervensi dalam proses penerimaan murid baru,” tegasnya.
Selain pengawasan, Bebie memberikan dukungan kepada seluruh kepala sekolah di Kabupaten Murung Raya, mulai jenjang PAUD/TK hingga SMA sederajat, agar menjalankan proses penerimaan murid baru secara profesional dan jujur.
Ia berharap seluruh pihak berpedoman pada regulasi yang berlaku sehingga pelaksanaan SPMB dapat berjalan objektif, memberikan rasa keadilan bagi calon murid, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan. (wan)
Editor: Logman Susilo









































