TAMIANG LAYANG – Polemik jabatan Kepala Desa Harara mulai menemukan titik terang. Triyono dipastikan tetap melanjutkan jabatannya sebagai kepala desa setelah sebelumnya sempat mengajukan pengunduran diri.
Kepastian tersebut disampaikan Camat Dusun Timur, Nina Marisa, usai menerima klarifikasi dari yang bersangkutan.
“Pak Kades melanjutkan kembali,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (17/4/2026).
Menurutnya, Triyono juga akan kembali menjalankan tugas seperti biasa dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.
“Iya, kerja seperti biasa,” imbuhnya.
Meski demikian, Nina Marisa menegaskan pentingnya kedisiplinan dalam menjalankan tugas sebagai kepala desa. Ia mengingatkan agar setiap ketidakhadiran dapat disampaikan secara resmi sesuai ketentuan yang berlaku.
“Ke depan, kami tekankan agar disiplin tetap dijaga dan komunikasi harus berjalan baik, sehingga tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” tegasnya.
Sebelumnya, polemik sempat mencuat setelah beredarnya surat pengunduran diri Triyono yang menimbulkan ketidakpastian status jabatan. Bahkan, pemerintah daerah masih melakukan pendalaman terhadap keabsahan surat tersebut karena belum melalui mekanisme resmi.
Dalam perkembangan terbaru, Triyono telah memenuhi panggilan camat dan memberikan klarifikasi terkait ketidakhadirannya. Ia mengaku sempat tidak menjalankan tugas karena kondisi kesehatan dan menjalani pengobatan.
Dalam pengakuannya kepada media ini, Triyono juga menyebut dirinya disarankan untuk kembali bekerja usai memberikan penjelasan kepada pihak kecamatan.
Dengan adanya kepastian ini, diharapkan polemik yang sempat berkembang dapat segera mereda serta roda pemerintahan di Desa Harara kembali berjalan normal. (man)
Editor: Logman Susilo







































