TAMIANG LAYANG – Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Dinas Kesehatan bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Kalimantan Tengah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan BLUD Puskesmas, 13–16 April 2026 di Palangka Raya.
Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Bartim, Drs. Misnohartaku ini diikuti sebanyak 81 peserta dari berbagai unsur, termasuk Dinas Kesehatan, 11 Puskesmas, serta OPD terkait seperti Inspektorat, Bapenda, BPKAD, Bapplitbangda, Bagian Ekonomi dan UKPBJ Setda.
Kepala Dinas Kesehatan Bartim, dr. Jimmi W.S Hutagalung dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh Puskesmas di Barito Timur telah resmi menerapkan pola pengelolaan keuangan BLUD sejak Februari 2026.
“Bimtek ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas SDM sekaligus menjawab berbagai tantangan dalam pengelolaan BLUD, termasuk penyusunan rencana bisnis dan anggaran,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan ini menargetkan sejumlah output penting, di antaranya peningkatan kapasitas SDM, tersusunnya dokumen RBA yang berkualitas, mitigasi risiko, optimalisasi fleksibilitas keuangan, serta standardisasi laporan keuangan.
Sementara itu, Sekda Bartim menegaskan bahwa penerapan BLUD merupakan langkah strategis dalam mentransformasi Puskesmas menjadi unit layanan yang lebih mandiri dan responsif.
Menurutnya, fleksibilitas BLUD memungkinkan pengelolaan keuangan yang lebih efektif, termasuk dalam pengadaan barang dan jasa hingga pemberian insentif berbasis kinerja.
“Dengan BLUD, pelayanan kesehatan diharapkan menjadi lebih cepat, sigap, dan tidak terhambat birokrasi yang panjang,” tegasnya.
Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas tata kelola Puskesmas, sehingga berdampak langsung pada peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Barito Timur. (man)
Editor: Logman Susilo








































