MUARA TEWEH – Anggota DPRD Barito Utara, H Al Hadi, mendesak aparat penegak hukum agar tidak hanya menangkap pengedar kecil, tetapi juga mampu mengungkap jaringan hingga ke level bandar besar narkoba.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri audiensi bersama Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Tengah, Brigjen Pol Mada Roostanto, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Barito Utara di Balai Antang, Muara Teweh, Rabu (11/2/2026) lalu. Audiensi tersebut difokuskan pada penguatan sinergi dalam program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Al Hadi menegaskan pentingnya langkah tegas dalam pemberantasan narkoba agar memberikan efek jera.
“Kami menginginkan adanya ketegasan. Kita harus bisa menangkap gembong-gembong bandar besar narkoba. Jangan sampai hanya pengedar kecil yang tertangkap, sementara bandar besarnya masih bebas beroperasi. Ini yang harus diberantas sampai ke akar-akarnya,” terangnya, Sabtu (14)02/2026).
Ia berharap kehadiran BNNP Kalteng bersama Forkopimda dan Pemkab Barito Utara dapat melahirkan langkah-langkah konkret dan terpadu. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan BNN sangat penting untuk menciptakan efek jera sekaligus menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba.
Sementara itu, Kepala BNNP Kalteng Brigjen Pol Mada Roostanto mengapresiasi dukungan Pemkab Barito Utara dan DPRD dalam upaya P4GN. Ia menegaskan bahwa pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan sendiri oleh BNN, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah. (wan)
Editor: Logman Susilo









































