TAMIANG LAYANG – Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur terus mendorong peningkatan mutu pelayanan kesehatan di seluruh puskesmas. Upaya tersebut membuahkan hasil dengan meningkatnya status akreditasi fasilitas kesehatan tingkat pertama di daerah tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur, dr. Jimmi WS Hutagalung, mengatakan peningkatan akreditasi menjadi indikator bahwa kualitas pelayanan di puskesmas terus mengalami perbaikan.
Menurutnya, akreditasi bukan sekadar penilaian administratif, tetapi menjadi tolok ukur penerapan standar pelayanan kesehatan, tata kelola organisasi, keselamatan pasien, hingga peningkatan kompetensi sumber daya manusia.
“Dinas Kesehatan terus melakukan pembinaan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi kepada seluruh puskesmas agar kualitas pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” ujar Jimmi, belum lama ini.
Ia menegaskan, seluruh kepala puskesmas beserta tenaga kesehatan diminta terus mempertahankan bahkan meningkatkan mutu pelayanan sehingga masyarakat memperoleh layanan yang cepat, ramah, profesional, dan sesuai standar.
Saat ini, dari 11 puskesmas yang ada di Kabupaten Barito Timur, delapan di antaranya telah meraih akreditasi Paripurna, sedangkan tiga puskesmas lainnya berstatus akreditasi Utama.
“Puji Tuhan, delapan puskesmas sudah Paripurna dan tiga lainnya Utama. Itu sudah sangat baik dan menjadi modal kuat dalam menjalankan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Puskesmas ke depan,” kata dr. Jimmi.
Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh puskesmas untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan, sekaligus memperkuat transformasi layanan kesehatan primer di Kabupaten Barito Timur.
Dengan kualitas akreditasi yang terus meningkat, Dinas Kesehatan optimistis pelayanan kesehatan kepada masyarakat akan semakin optimal dan mampu mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Barito Timur. (*)
Editor: Logman Susilo





































